/*
Breaking News
*/
Kolom Sultra

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Gubernur Sultra Ajak Generasi Muda Patriotik dan Berempati

32
×

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Gubernur Sultra Ajak Generasi Muda Patriotik dan Berempati

Sebarkan artikel ini
(Foto: Laode Kaharmin)
(Foto: Laode Kaharmin)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Halaman Kantor Gubernur Sultra, Rabu (28/10/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.

Dilansir dari media sosial Diskominfo Sultra, dalam kesempatan tersebut, Gubernur membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, yang menekankan pentingnya membangun generasi muda yang cinta tanah air, pantang menyerah, dan peduli terhadap sesama.

Baca Juga :  Kapolresta Kendari, Kolaka, Dirintelkam hingga Wadirkrimsus Polda Sultra Berganti, Berikut Daftarnya

Semangat persatuan yang diikrarkan para pemuda 98 tahun lalu diharapkan terus hidup dalam diri generasi penerus. Dalam sambutannya, Menpora menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, teknologi, atau kekayaan, tetapi juga dari kualitas dan karakter manusianya.

Generasi muda diharapkan memiliki tiga karakter utama: patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik diwujudkan melalui pengabdian dan tindakan nyata bagi Indonesia. Gigih berarti terus berjuang menghadapi kesulitan dan kegagalan, sedangkan berempati berarti memahami kesulitan orang lain serta bersedia membantu.

Baca Juga :  Konflik Lahan Eks PGSD Kembali Mencuat, Kuasa Hukum Sebut Putusan Kasasi Pemprov Sultra Non Eksekutabel

Menpora juga mengajak pemuda untuk berani bermimpi, bekerja keras, serta siap memimpin dan melayani. Ilmu dan karya mereka diharapkan menjadi bukti kecintaan kepada bangsa, dengan tetap menjunjung kepedulian dan kemanusiaan.

Upacara turut dimeriahkan atraksi dari siswa SMAN 6 Kendari yang menampilkan seni budaya dari tiga daerah. Penampilan tersebut meliputi Tari Kawanua dari Sulawesi Utara, tari suku Dayak dari Kalimantan Barat, serta Tari Cakalele, Tari Lenso, dan permainan tradisional bambu dari Maluku.

Baca Juga :  Breaking News: Kabar Duka, Rektor Universitas Halu Oleo Prof. Armid Meninggal Dunia

Rangkaian pertunjukan itu menampilkan kekayaan budaya Nusantara sekaligus menguatkan pesan persatuan dalam keberagaman.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sultra, Wakil Ketua DPRD Sultra, unsur Forkopimda Sultra, Ketua TP PKK Sultra, para kepala OPD lingkup Pemprov Sultra, serta jajaran TNI/Polri, ASN, dan organisasi kemasyarakatan.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!