/*
Breaking News
*/
Ekobis

Kalla Toyota Kuasai Pasar Otomotif di Sultra, Penjualan Veloz Hybrid EV Tembus 100 Unit

43
×

Kalla Toyota Kuasai Pasar Otomotif di Sultra, Penjualan Veloz Hybrid EV Tembus 100 Unit

Sebarkan artikel ini
Suliadin. (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat dengan hadirnya berbagai merek baru, Kalla Toyota tetap menunjukkan dominasinya sebagai pilihan utama masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra), dalam memenuhi kebutuhan akan kendaraan roda empat.

Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengungkapkan bahwa hingga periode Januari-Mei 2026, Toyota masih menjadi pemimpin pasar di wilayah operasional Kalla Toyota yang mencakup empat provinsi di Sulawesi dengan market share mencapai 36 persen.

“Toyota masih nomor satu. Untuk wilayah Sulawesi Tenggara bahkan lebih tinggi lagi, market share Toyota yaitu mencapai 38 persen atau tumbuh 3,3 persen dibandingkan tahun lalu,” ujar Suliadin, di Kendari, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap merek Toyota, meski pasar otomotif saat ini semakin ramai dengan berbagai produk dan teknologi baru.

Ia menilai kepercayaan konsumen tidak lepas dari komitmen Kalla Toyota dalam menjaga nilai jual kembali kendaraan yang tetap tinggi serta menghadirkan layanan purna jual yang mudah diakses masyarakat.

Baca Juga :  Bank Sultra Sembelih 26 Ekor Sapi Dibagikan kepada Masyarakat pada Hari Raya Idul Adha

“Kami memiliki jaringan bengkel yang tersebar di berbagai kabupaten, didukung layanan Toyota Rangga Mobile Care sehingga pelanggan lebih mudah mendapatkan layanan servis maupun suku cadang, tidak hanya di Kota Kendari tetapi juga di daerah-daerah lainnya,” jelasnya.

Dari sisi penjualan, Toyota juga mencatat pertumbuhan yang cukup signifikan. Hingga Mei 2026, penjualan Toyota di wilayah Kalla Toyota mencapai 8.600 unit atau meningkat sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, Sulawesi Tenggara menjadi daerah dengan pertumbuhan penjualan tertinggi. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, penjualan Toyota di Sultra mencapai sekitar 1.600 unit atau tumbuh 17 persen dibandingkan tahun lalu.

“Pertumbuhan penjualan Sulawesi Tenggara menjadi yang tertinggi dibandingkan wilayah Kalla Toyota lainnya. Kontribusinya hampir 50 persen dari total penjualan,” ucap Suliadin.

Baca Juga :  Ayo! Bayar E-BPHTB Bisa Lebih Cepat dan Mudah Lewat Virtual Account Bank Sultra

Suliadin menegaskan, di tengah maraknya pilihan kendaraan yang ditawarkan berbagai produsen, masyarakat perlu mempertimbangkan berbagai aspek sebelum membeli kendaraan, termasuk nilai investasi jangka panjang.

“Memiliki kendaraan Toyota adalah investasi. Jangan hanya karena tren atau FOMO terhadap sesuatu yang baru. Konsumen perlu memikirkan bagaimana nilai jual kembali, kemudahan servis, hingga ketersediaan suku cadang. Semua itu sudah terbukti dimiliki Toyota selama puluhan tahun,” tegasnya.

Selain mempertahankan dominasi pasar, Toyota juga mulai menikmati tren positif dari kendaraan ramah lingkungan. Salah satunya melalui Toyota Veloz Hybrid EV yang mendapat respons sangat baik dari masyarakat sejak diperkenalkan.

Suliadin menjelaskan, sejak diperkenalkan pada November 2025 dan resmi diluncurkan pada Februari 2026, penjualan Toyota Veloz Hybrid EV di wilayah Kalla Toyota telah mencapai sekitar 600 unit. Khusus di wilayah Kendari dan sekitarnya, penjualan Veloz Hybrid EV telah menembus sekitar 100 unit.

Baca Juga :  PN Andoloo dan BRI Kendari Perkuat Digitalisasi Layanan Keuangan Peradilan

“Ini peningkatan yang luar biasa. Kami cukup terkejut dengan antusiasme masyarakat. Artinya, konsumen mulai beralih dan menyesuaikan kebutuhan mereka dengan teknologi yang lebih efisien,” ujarnya.

Menurutnya, meningkatnya harga bahan bakar menjadi salah satu faktor yang mendorong minat masyarakat terhadap kendaraan hybrid. Selain lebih hemat konsumsi BBM, teknologi hybrid juga tidak memerlukan pengisian daya listrik eksternal karena menggunakan sistem self charging.

“Mobil hybrid Toyota bisa mengisi daya baterainya sendiri saat kendaraan berjalan atau melakukan pengereman. Jadi pengguna tidak perlu repot mencari tempat pengisian daya. Cukup isi bahan bakar seperti biasa,” jelasnya.

Dengan tren positif tersebut, Kalla Toyota optimistis kendaraan hybrid akan semakin diminati masyarakat Sulawesi Tenggara dan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan pasar otomotif di masa mendatang.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!