Muna

Gerakan Pangan Murah Polri, Polres Muna Gelar Pasar Murah Beras Tekan Lonjakan Harga

512
×

Gerakan Pangan Murah Polri, Polres Muna Gelar Pasar Murah Beras Tekan Lonjakan Harga

Sebarkan artikel ini
Kapolres Muna AKBP Indra Sandy Purnama Sakti saat pelaksanaan Zoom Meeting Kick Off Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri di tuogu Jati Kota Raha yang dihadiri oleh Bupati Muna Bachrun Labuta dan wakil Bupati Muna La Ode Asrafil Ndoasa serta ketua DPRD Muna Muhammad Rahim serta Kepala-kepala OPD. (Foto: LM Nur Alim/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Polres Muna mengadakan Gerakan Pangan Murah untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan beras di wilayah hukumnya, Kamis (14 Agustus 2025). GPM Polri ini secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia.

Dalam pasar murah ini Polres Muna bekerja sama dengan Bulog Raha, Badan Pangan Nasional, dan Pemda Muna. Kegiatan pasar murah sudah dua hari, pertama di Polsek Katobu dan hari ini di Tugu Jati Raha.

Baca Juga :  Pembahasan LKPj 2022 Pemda Muna Tertunda di DPRD, Ini Keterangan Sekwan

Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti mengatakan Polres Muna menyiapkan pasokan pangan murah untuk membantu masyarakat sehingga masyarakat bisa hidup sejahtera. Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung program Presiden Prabowo Subianto.

“Hari ini beras yang dipasarkan ukuran 5 kg sebanyak 1.000 karung seharga Rp 60 ribu rupiah/karung yang seharusnya sesuai harga HET Rp 62.500. Setiap pembeli hanya dibolehkan membeli sebanyak dua karung atau 10 kg,” kata Indra Sandy usai Pelaksanaan Zoom Meeting Kick Off Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri di Tugu Jati Kota Raha.

Baca Juga :  Pemda Muna Serahkan Dokumen Rancangan APBD Perubahan 2023 ke DPRD

Sebagai orang nomor satu di Polres Muna, Indra Sandy menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah ini, diawali di Kota Raha dan akan memerintahkan masing-masing Polsek untuk melakukan hal serupa.

“Sebelumnya kemarin kita sudah lakukan penjualan 800 karung di Polsek Katobu dan hari ini 1.000 karung ditugu jati, jadi dua hari ini sudah ada 1.800 karung,” ucapnya.

Baca Juga :  Komitmen Jaelani Selamatkan Mata Air Jompi: Dorong Kenaikan Status Kawasan Hutan

Dia menuturkan, saat ini Polres Muna memulai dari bera untuk dipasarkan, nanti akan dilihat sesuai dengan permintaan masyarakat, apakah minyak atau gula, bisa diadakan karena Bulog stoknya tersedia.

“Kita akan bantu pasarkan dengan harga yang murah. Ini untuk mengurangi beban masyarakat akibat gejolak harga,” cetusnya.

Laporan: LM Nur Alim
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!