KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggandeng Unilever Food Solutions memfasilitasi pelatihan peningkatkan keterampilan dan kualitas produk kuliner bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Culinary Demo Kendari yang digelar di Aula Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Kamis (29/10/2026). Sebanyak 80 pelaku UMKM kuliner di Kota Kendari mengikuti pelatihan yang menghadirkan chef profesional dari Unilever Food Solutions.
Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan praktis mengenai teknik meracik, mengolah, dan menyajikan makanan agar lebih menarik serta mampu memenuhi selera konsumen.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Belli HT, mengatakan pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner, agar mampu mengembangkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing di pasar.
“Target kegiatan ini adalah para pelaku UMKM, khususnya yang bergerak di bidang kuliner. Kami berharap mereka bisa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru tentang bagaimana meracik makanan agar lebih menarik dan menggugah selera konsumen,” ujar Belli.
Menurutnya, cita rasa yang baik perlu didukung teknik pengolahan dan penyajian yang tepat. Dengan demikian, produk kuliner yang dihasilkan tidak hanya memiliki kualitas yang baik, tetapi juga mampu menarik perhatian calon pembeli.
Belli berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan usaha masing-masing, sehingga kualitas produk meningkat dan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM semakin kuat.
Dalam pelatihan tersebut, Chef Teduh dari Unilever Food Solutions memberikan demonstrasi memasak sekaligus berbagi pengalaman mengenai teknik pengolahan makanan. Materi juga mencakup pemanfaatan produk pendukung kuliner, seperti bahan penyedap dan kecap, dalam proses meracik hidangan.
Melalui pendekatan praktik langsung, peserta diharapkan memperoleh referensi baru untuk mengembangkan menu sesuai karakteristik usaha dan kebutuhan pasar.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UMKM Sultra sekaligus Ketua Panitia, La Ode Paliawaludin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan Unilever serta sejumlah organisasi yang menaungi pelaku UMKM.
Mitra yang terlibat antara lain Apulindo, Triple K, dan Forum UMKM Sulawesi Tenggara.
Menurut La Ode Paliawaludin, kerja sama lintas pihak tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pembinaan sekaligus membuka akses bagi pelaku usaha untuk mendapatkan pengetahuan yang relevan dengan perkembangan industri kuliner.
“Inti utama kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada pelaku UMKM tentang cara meramu dan mengolah makanan agar memiliki daya tarik bagi konsumen. Melalui demonstrasi langsung dari chef, peserta diharapkan bisa mempelajari teknik yang dapat diterapkan dalam usaha mereka,” jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan keterampilan menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan usaha kuliner. Karena itu, peserta diharapkan tidak sekadar mengikuti demonstrasi, tetapi juga mampu mengadaptasi teknik yang dipelajari untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik produk masing-masing.
Selain mendapatkan materi pelatihan, peserta juga memperoleh sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya produk dari Unilever, goodie bag, makan siang, sesi mencicipi makanan (food tasting), serta sertifikat keikutsertaan.
Ke depan, Dinas Koperasi dan UMKM Sultra tidak menutup kemungkinan juga membuka peluang untuk menggelar pelatihan serupa di kabupaten dan kota lain di Sulawesi Tenggara.
La Ode Paliawaludin mengatakan rencana tersebut akan dikoordinasikan kembali bersama mitra penyelenggara dengan mempertimbangkan respons dan kesiapan daerah yang akan menjadi lokasi kegiatan berikutnya.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di Kendari. Ke depan, kami akan berupaya menjalin komunikasi dan koordinasi kembali dengan pihak mitra agar kegiatan serupa bisa dilaksanakan di kota atau kabupaten lain, dengan mempertimbangkan kesiapan dan respons dari masing-masing daerah,” ungkapnya.
Melalui Culinary Demo Kendari, Dinas Koperasi dan UMKM Sultra berharap pelaku usaha kuliner semakin terampil mengolah makanan, mampu meningkatkan kualitas produk, serta lebih siap menghadapi persaingan pasar.
Kolaborasi antara pemerintah, asosiasi UMKM, dan mitra industri ini diharapkan dapat berlanjut secara berkesinambungan untuk mendukung pengembangan usaha kecil dan memperkuat daya saing UMKM di Sulawesi Tenggara.
Editor: Hasrul Tamrin











