Hukum & Kriminal

Keharmonisan dalam Keragaman, Kapolda Sultra Pimpin Silaturahmi Tokoh Paguyuban dan Deklarasi Pilkada Damai 2024

389
×

Keharmonisan dalam Keragaman, Kapolda Sultra Pimpin Silaturahmi Tokoh Paguyuban dan Deklarasi Pilkada Damai 2024

Sebarkan artikel ini
Kapolda Sultra pimpin Deklarasi Damai Pilkada 2024 lintas Tokoh Paguyuban se- Sultra. (Foto: IST/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Sulawesi Tenggara Tahun 2024, Kepolisian Daerah (Polda) melalui Kapolda memfasilitasi pertemuan silaturahmi seluruh perwakilan antar Tokoh Paguyuban Kesukaan se-Sulawesi Tenggara yang dirangkaikan dengan deklarasi Pilkada Damai 2024 berlangsung dalam suasana penuh keharmonisan di salah satu hotel di Kendari, Selasa (6/8/2024) malam.

Acara yang langsungkan sejak pukul 20.00 Wita dan berakhir hingga 22.30 Wita, dihadiri sekira 206 peserta dari berbagai lapisan masyarakat, diantaranya Pejabat Tinggi Daerah, Tokoh Masyarakat, dan para pemimpin Paguyuban.

Antusiasme dan kehadiran Tokoh-tokoh penting seperti Pj Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H; Kapolda Sultra, Irjen. Pol. Dwi Irianto, S.I.K., M.Si; serta Ketua DPRD Prov Sultra, H. Abdurrahman Shaleh, SH., M.Si, memberikan dorongan kuat terhadap upaya menjaga kerukunan menjelang Pilkada serentak di Sultra, yaitu pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sultra, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil walikota pada November 2024 mendatang.

Baca Juga :  Jaga Keamanan Momen Lebaran, Personel Dit Samaptan Patroli di Empat Titik Rawan di Kendari

Dalam laporannya, Dirintelkam Polda Sultra, Kombes Pol Andy Hermawan, S.I.K., M.H, menjelaskan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah strategis untuk memperkokoh kerukunan di tengah masyarakat yang heterogen serta meningkatkan partisipasi aktif dalam proses demokrasi.

“Kami ingin memastikan bahwa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra 2024 akan berjalan dengan aman dan damai. Silaturahmi ini adalah wujud komitmen kami untuk menjaga integritas dan stabilitas daerah,” ungkap Kombes Pol Andy Hermawan.

Kapolda Sultra, Irjen. Pol. Dwi Irianto, S.I.K., M.Si, dalam sambutannya, menyentuh isu-isu sensitif mengenai kerukunan sosial dan dinamika Kamtibmas yang kerap dikaitkan dengan isu SARA.

“Di tengah keragaman suku dan budaya, penting bagi kita untuk menjaga kerukunan. Dinamika Kamtibmas sering kali dipengaruhi oleh tindakan kriminal yang perlu ditangani secara profesional, bukan oleh isu-isu SARA,” tegas Kapolda.

Baca Juga :  Konsultan Proyek Talud Lagasa Bakal Dipanggil Penyidik Terkait Kasus Intimidasi Wartawan

Ia berharap bahwa tokoh-tokoh agama, adat, dan paguyuban dapat memainkan peran aktif dalam mencegah konflik sosial dan menjaga situasi yang kondusif.

Membangun Kesepahaman melalui Deklarasi

Salah satu momen penting dari malam tersebut adalah pembacaan deklarasi Pilkada Damai 2024. Deklarasi ini menegaskan komitmen bersama untuk memperkokoh kerukunan dalam bingkai kebhinekaan NKRI, menghormati perbedaan, menolak provokasi, serta berpartisipasi aktif dalam pemilihan dengan aman dan damai.

Poin-poin deklarasi ini mencerminkan tekad semua pihak untuk menciptakan suasana yang kondusif selama proses pemilihan.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H, menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, TNI/Polri, penyelenggara Pilkada, media, dan masyarakat.

Baca Juga :  Polda Sultra Ungkap 11 Kasus TPPO, 12 Tersangka Ditetapkan: Dukung Program Asta Cita Presiden RI

“Kolaborasi dan koordinasi yang solid antara semua elemen ini sangat penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan selama tahapan Pilkada,” ujarnya.

Andap Budhi juga menggarisbawahi perlunya menjaga stabilitas Kamtibmas sebagai bagian integral dari proses demokrasi.

Acara ditutup dengan momen simbolis saling berjabat tangan antara Forkompinda Prov Sultra dan tokoh-tokoh paguyuban se-Sultra. Gesture ini tidak hanya sebagai penutup formal, tetapi juga sebagai simbol kuat dari komitmen bersama untuk menjaga keamanan, kerukunan, dan keharmonisan dalam menghadapi Pilkada 2024.

Acara malam itu bukan sekadar seremoni. Ia merupakan pernyataan tekad dan harapan semua pihak untuk menghadapi tantangan politik dengan penuh tanggung jawab. Dalam suasana yang penuh harapan ini, Sulawesi Tenggara menegaskan bahwa kerukunan dan toleransi adalah kunci untuk suksesnya pemilihan yang aman dan damai.

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!