Muna

Pemda Muna dan PLN Upayakan Kecamatan Towea dan Desa Kogholifano Masuk Listrik

3060
×

Pemda Muna dan PLN Upayakan Kecamatan Towea dan Desa Kogholifano Masuk Listrik

Sebarkan artikel ini
Plt Bupati Muna Bachrun Labuta memimpin rapat bersama pihak PLN bersama dengan OPD dan Camat Towea dan Camat Pasir Putih. (Foto: LM Nur Alim/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Pemda Muna dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan rapat koordinasi terkait terkait program pembangunan listrik yang akan masuk di Kecamatan Towea dan Kecamatan Pasir Putih Desa Kogholifano, di Aula Pertemuan Plt Bupati Muna Bachrun Labuta, Rabu (17 Juli 2024).

Manager PLN UP2K Sultra, Sitorus menjelaskan, listrik akan masuk dari penyambungan kabel laut dari wilayah Kabupaten Konawe Selatan ke Kecamatan Towea, Desa Lakarama, sepenjang 1,8 Km kemudian ke Desa Bontu-bontu memakai kabel menengah menggunakan tiang dengan panjangan 9,4 Km dengan nilai investasi 39,6 miliar dengan estimasi pelanggan 1.380 pelanggan yang ada di Kepulauan Towea Desa Lakarama, Wangkolabu, Moasi, Renda dan Bontu-bontu.

Baca Juga :  DPRD Paripurnakan Ulang Tahun Kabupaten Muna Ke-66, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Muna

“Ini akan terealisasi setelah terkoneksi dari Bangun Jaya Konsel ke wilayah Bontu-bontu,” ucap Sitorus.

Selanjutnya kata dia, di Kecamatan Pasir Putih Desa Kogholifano, kabel laut akan ditarik dari Desa Mataindaha sekitar 1,2 Km dengan nilai investasi sekitar 33,5 miliar dengan pelanggan 265 KK.

“Kedua proyek besar itu, kita akan kerjakan pengadaan listrik pedesaannya kemudian akan diserahkan ke ULP PLN Raha sebagai unit layanan PLN,” katanya.

Dirinya berharap Pemda Muna bisa menyelesaikan masalah pembebasan lahannya sebagai syarat proyek ini bisa dikerjakan.

Baca Juga :  DPD Wahdah Islamiyah Muna, KPH Muna dan Yayasan Ibnu Abbas Lakukan Aksi Penanaman Pohon di Hutan Jompi

“Kita tidak ingin ada masalah diprogram pengadaan listrik PLN. Makanya dipastikan terlebih dahulu sehingga tidak ada resistensi dari masyarakat,” ujarnya.

Pihak PLN telah membagi peran yakni, PLN Makasar bertugas mengurusi perizinannya dan PLN Sultra bertugas mengurusi pelepasan pembebasan tanahnya.

“Kita bisa mendapatkan kesimpulan, bahwa kebutuhan lahannya sudah tersedia yang didukung oleh akta hibah, baik dari Pemda atau dari perorangan,” ungkap Sitorus.

Sementara itu, Plt Bupati Muna Bachrun Labuta menyatakan, menerima dengan senang hati program itu dan siap membantu pihak PLN agar program listrik bisa masuk ke wilayah Kabupaten Muna khususnya di Kecamatan Towea dan Kecamatan Pasir Putih Desa Kogholifano yang belum teraliri listrik PLN.

Baca Juga :  H-2 Lebaran, Bupati Muna Pantau Arus Mudik di Dua Pelabuhan: Aman dan Lancar

“Kita akan back up, bila ada masalah, silahkan datang ke saya, semoga masalah bisa diatasi. Ini demi masyarakat yang ada disana,” kata Bachrun.

Dari kedua wilayah yang masuk program PLN, Camat Towea La Saleha dan Camat Pasir Putih L.M Aziswan mengaku telah menyiapkan lahan bagi program listrik PLN dan tidak terjadi masalah dilapangan.

 

Laporan : LM Nur Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!