/*
Breaking News
*/
Pemkot Kendari

Wali Kota Kendari Studi Tiru Pengelolaan Sampah Ke RT11/RW07 Gandaria Utara

25
×

Wali Kota Kendari Studi Tiru Pengelolaan Sampah Ke RT11/RW07 Gandaria Utara

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus mencari referensi baru dalam membangun lingkungan masyarakat yang aman, bersih, produktif dan mandiri. Salah satunya dengan mempelajari langsung konsep pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat yang diterapkan di RT 11/RW 07, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, bersama jajaran Pemerintah Kota Kendari melakukan kunjungan studi tiru ke wilayah tersebut, Kamis (8/10/2026).

Rombongan Pemkot Kendari diterima Camat Kebayoran Baru, Rachmat Mulyadi, bersama jajaran pemerintah wilayah setempat.

RT 11/RW 07 Gandaria Utara dipilih sebagai lokasi studi tiru karena berhasil mengembangkan konsep RT 11 Smart, yakni pengelolaan lingkungan secara terpadu yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Inovasi tersebut bahkan mengantarkan RT 11/RW 07 meraih Jakarta Innovation Award atas berbagai terobosan yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan warga.

Baca Juga :  Bank Sultra dan Pemkot Kendari Teken MoU dan PKS, Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Konsep RT 11 Smart mencakup berbagai bidang, mulai dari keamanan lingkungan melalui smart gate, CCTV dan panic button, hingga pengelolaan sampah melalui program Kompos Keliling (Komling) dan Komposter Mandiri (KOMA).

Selain itu, warga juga mengembangkan program ketahanan pangan serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui RT English.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemkot Kendari untuk melihat secara langsung bagaimana persoalan di tingkat RT dapat dikelola secara terpadu dengan mengedepankan keterlibatan masyarakat.

“Yang menarik bagi kami adalah bagaimana satu lingkungan mampu mengelola berbagai aspek secara terpadu. Tidak hanya keamanan, tetapi juga pengelolaan sampah, ketahanan pangan dan peningkatan kapasitas masyarakat. Ini menjadi pembelajaran yang sangat baik untuk kami adaptasi sesuai dengan kebutuhan Kota Kendari,” ujar Siska.

Baca Juga :  Singapura Jadi Inspirasi Kendari: Konsep 'Clean, Green, Blue' untuk Masa Depan Kota

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh dari kunjungan tersebut akan menjadi referensi bagi Pemkot Kendari dalam mengembangkan pola pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Kota Kendari.

Sementara itu, Ketua RT 11/RW 07 Gandaria Utara, Imam Basori, menjelaskan bahwa berbagai inovasi yang diterapkan di lingkungannya tidak dibangun secara instan. Program tersebut dikembangkan secara bertahap berdasarkan kebutuhan warga dan melalui kolaborasi masyarakat.

“Kami mencoba menyelesaikan persoalan lingkungan dengan melibatkan warga. Setelah keamanan diperkuat, kami mengembangkan pengelolaan sampah, ketahanan pangan dan peningkatan kemampuan warga. Prinsipnya, RT harus menjadi ruang kolaborasi masyarakat,” jelas Imam.

Baca Juga :  Kejari Kendari Kawal Proyek Strategis Daerah, Pembangunan RKB SDN 10 Jadi Prioritas

Dalam kunjungan itu, rombongan Pemkot Kendari juga melihat langsung penerapan berbagai inovasi di RT 11/RW 07. Mulai dari sistem keamanan lingkungan, pengolahan sampah organik menjadi kompos, pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan, hingga pelaksanaan program RT English.

Studi tiru tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari memperoleh referensi dalam membangun tata kelola lingkungan berbasis masyarakat.

Melalui pembelajaran dari RT 11/RW 07 Gandaria Utara, Pemkot Kendari mendorong agar pengelolaan RT ke depan tidak hanya berorientasi pada aspek administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu menjadi ruang kolaborasi warga untuk menciptakan lingkungan yang aman, bersih, produktif, mandiri dan berdaya saing.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!