/*
Breaking News
*/
Ragam

Wakili Indonesia, Wa Ode Suliana Kais Putri Asli Baubau Raih Penghargaan Dari Grand Honors Asia 2026

25
×

Wakili Indonesia, Wa Ode Suliana Kais Putri Asli Baubau Raih Penghargaan Dari Grand Honors Asia 2026

Sebarkan artikel ini
Wa Ode Suliana Kais menerima penghargaan pada ajang Grand Honors Asia 2026. (Foto: Ist/KR)
Wa Ode Suliana Kais menerima penghargaan pada ajang Grand Honors Asia 2026. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Putri asli Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Wa Ode Suliana mendapat sorotan setelah berhasil meraih penghargaan Grand Honors Asia 2026 – Indonesia Chapter. Ia menerima apresiasi dalam kategori Most Influential Woman in Mining and Hospitality Entrepreneurship Award 2026, sebuah pengakuan atas kiprahnya di sektor pertambangan dan hospitality, pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas perjalanan profesional Wa Ode Suliana di sektor pertambangan dan hospitality. Ia juga disebut mewakili Indonesia dalam ajang penghargaan berskala Asia, membawa nama daerah asalnya ke panggung yang lebih luas.

Di tengah industri yang selama ini identik dengan persaingan bisnis dan dominasi kepemimpinan laki-laki, pencapaian Wa Ode Suliana menyoroti peran perempuan dalam pengambilan keputusan strategis serta pengelolaan perusahaan.

Bagi Wa Ode Suliana, penghargaan bukan semata-mata tentang trofi yang dibawa pulang. Ada tanggung jawab yang menyertainya: bagaimana perusahaan yang dipimpin tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Di hadapan para undangan pada momen penganugerahan tersebut, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Star Excellent Award Management selaku penyelenggara.

Baca Juga :  Bidang Humas Polda Sultra Gelar Donor Darah Serentak Rayakan Hari Jadi Humas Polri ke-73

“Terima kasih kepada Star Excellent Award Management yang telah memberikan kesempatan luar biasa ini. Terima kasih khusus saya sampaikan kepada seluruh tim, suami tercinta, serta seluruh rekan kerja yang hadir maupun yang berhalangan hadir,” ujar Wa Ode Suliana.

Di balik penghargaan tersebut, terdapat perjalanan profesional yang membawanya menduduki sejumlah posisi strategis di dunia usaha. Ia tercatat menjabat sebagai direktur di PT Iworth Global Mining Inc., PT Tambang Indonesia Sejahtera, dan PT Kagumi Kawasa Nusantara. Ia juga mengemban posisi komisaris di PT Sarana Indonesia Sejahtera.

Rangkaian jabatan itu menempatkannya dalam lingkungan pengambilan keputusan korporasi, terutama pada sektor pertambangan dan hospitality yang memiliki karakter bisnis serta tantangan tersendiri.

Pertambangan, misalnya, bukan hanya berbicara tentang kegiatan produksi dan nilai ekonomi. Di dalamnya terdapat persoalan pemberdayaan masyarakat, peluang kerja, hubungan perusahaan dengan lingkungan sosial, serta tuntutan agar kegiatan usaha memberikan nilai tambah bagi wilayah di sekitarnya.

Baca Juga :  POSAL Wawonii Gelar Karya Bakti Sambut HUT TNI ke-80

Sementara itu, sektor hospitality bertumpu pada pelayanan, pengelolaan usaha, dan kemampuan menciptakan pengalaman yang bernilai bagi konsumen. Keduanya membutuhkan strategi bisnis yang berbeda, tetapi dapat bertemu pada satu kepentingan: keberlanjutan usaha dan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Wa Ode Suliana menegaskan, visi perusahaan yang dipimpinnya tidak berhenti pada pencapaian keuntungan. Ia ingin aktivitas usaha menjadi bagian dari upaya memperluas pemberdayaan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.

“Perusahaan kami memiliki misi untuk menjadi perusahaan pertambangan yang mampu mewujudkan cita-cita bersama, memberikan pemberdayaan kepada masyarakat, serta memberikan kontribusi positif bagi Indonesia,” tegasnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan arah yang ingin ditekankan Wa Ode Suliana dalam memaknai kepemimpinan bisnis. Pertumbuhan perusahaan, menurut visi yang disampaikannya, perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial dan keterlibatan masyarakat.

Dalam perspektif pembangunan, pendekatan semacam ini menjadi penting karena keberhasilan dunia usaha tidak hanya diukur melalui ekspansi perusahaan atau capaian finansial. Manfaat yang dirasakan masyarakat, terbukanya kesempatan ekonomi, dan keberlanjutan kegiatan usaha juga menjadi bagian dari pembicaraan tentang dampak bisnis.

Baca Juga :  Kembalikan Uang Pemudik yang Tertinggal 100 Juta, Aiptu Supriyanto Dihadiahi Sekolah Perwira

Meski demikian, komitmen tersebut pada akhirnya perlu diterjemahkan ke dalam program dan hasil yang dapat diukur. Pemberdayaan yang berkelanjutan membutuhkan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi agar manfaatnya tidak berhenti sebagai pernyataan di atas panggung penghargaan.

Prosesi Grand Honors 2026 ditutup dengan penyerahan trofi dan plakat kepada Wa Ode Suliana, dilanjutkan dengan sesi foto bersama para penerima penghargaan lainnya.

Bagi Wa Ode Suliana, penghargaan ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali arah kepemimpinannya di dunia usaha. Ia membawa pesan bahwa perempuan dapat mengambil peran strategis dalam pengelolaan perusahaan sekaligus mendorong agenda pemberdayaan masyarakat.

Pada akhirnya, nilai sebuah penghargaan tidak hanya terletak pada nama kategori atau kemegahan acaranya. Ukuran yang lebih substansial terletak pada bagaimana pengakuan tersebut menjadi dorongan untuk menghasilkan karya, memperluas kesempatan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta Indonesia.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!