/*
Breaking News
*/
Kolom Sultra

Upacara HUT Ke-81 TNI di Korem 143/HO Digelar Sederhana Tanpa Atraksi, Panglima Tekankan PRIMA

42
×

Upacara HUT Ke-81 TNI di Korem 143/HO Digelar Sederhana Tanpa Atraksi, Panglima Tekankan PRIMA

Sebarkan artikel ini
Suasana upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI di Markas Korem 143/HO. (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Markas Komando Resor Militer (Korem) 143/HO, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berlangsung sederhana tanpa atraksi militer, Senin (5/10/2026).

Upacara dipusatkan di lapangan upacara Makorem 143/HO dan diikuti personel TNI dari tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat (AD), TNI Angkatan Laut (AL), dan TNI Angkatan Udara (AU).

Danrem 143/HO Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto bertindak sebagai inspektur upacara. Sejumlah unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan serta pelajar turut hadir dalam rangkaian peringatan tersebut.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda Sultra tampak menghadiri upacara, di antaranya Wakil Gubernur Sultra, Ketua DPRD Sultra, Wakapolda Sultra, Sekda Sultra, Kajati Sultra, Wali Kota Kendari, Kabinda Sultra, Kepala OJK Sultra, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga :  Bid Humas Polda Sultra Jalin Sinergi dengan Insan Pers untuk Pilkada Damai

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan pada upacara tersebut, ditegaskan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat merupakan hasil dari dedikasi, loyalitas dan pengabdian prajurit serta ASN TNI kepada bangsa dan negara.

Menurut Panglima TNI, kepercayaan rakyat bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga melalui pelaksanaan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Panglima juga menekankan bahwa penguatan TNI, baik melalui peningkatan kesejahteraan prajurit maupun modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista), harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan dan profesionalisme.

“Semakin kuat TNI dan semakin modern kemampuannya, makin besar pula tanggung jawab yang harus kita pikul,” demikian salah satu penekanan dalam amanat tersebut.

Panglima TNI mengingatkan bahwa lingkungan strategis terus mengalami perubahan. Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi, perkembangan teknologi hingga ancaman terhadap keutuhan wilayah menjadi tantangan yang harus diantisipasi.

Baca Juga :  DDV Sultra Luncurkan Program "Traktir Makan Saudaramu", Jembatan Kebaikan untuk Anak-Anak Indonesia

Karena itu, momentum HUT ke-81 TNI diharapkan menjadi tonggak untuk memperteguh komitmen dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan dan melindungi kekayaan Nusantara.

Dalam amanatnya, Panglima TNI meminta seluruh prajurit dan ASN TNI menjadikan PRIMA sebagai budaya dalam menjalankan pengabdian.

Pertama, Profesional, dengan menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, meningkatkan kompetensi melalui latihan yang realistis serta menjalankan tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.

Kedua, Responsif, yakni peka terhadap perubahan lingkungan tugas, mampu mengendalikan potensi ancaman sejak dini serta bertindak cepat, tepat dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.

Ketiga, Integratif, dengan membangun sinergi bersama seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas dan mengawal pembangunan.

Baca Juga :  Satpol PP Kota Kendari Tertibkan PKL dan Bangunan Liar di Bahu Jalan

Keempat, Modern, dengan menguasai alutsista dan teknologi yang menjadi tanggung jawabnya serta menggunakannya secara optimal dan terintegrasi untuk memperkuat daya tangkal dan daya tempur.

Kelima, Adaptif, dengan menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, sekaligus terus mengembangkan inovasi dan menyesuaikan doktrin, pendidikan, pelatihan serta kemampuan dengan perkembangan ancaman.

Panglima TNI menegaskan, kelima nilai tersebut harus dilaksanakan secara konsisten sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap dan bertindak, baik saat ini maupun di masa mendatang.

Upacara kemudian ditutup dengan acara ramah tamah, pemotongan tumpeng, dan doa di Balai Praja TNI agar seluruh prajurit dan ASN TNI senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, perlindungan serta kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!