/*
Breaking News
*/
Kolom SultraPendidikan

Guru SMAN 1 Kendari Dipercaya Bacakan Teks Pancasila pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Pemprov Sultra

467
×

Guru SMAN 1 Kendari Dipercaya Bacakan Teks Pancasila pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Pemprov Sultra

Sebarkan artikel ini
Nurhaena, S.Pd., M.Pd saat membacakan teks Pancasila. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Momen istimewa dirasakan Nurhaena, S.Pd., M.Pd., guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Kendari, saat dipercaya membacakan teks Pancasila pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Lapangan Ucapan Kantor Gubernur Sultra, Kamis (1/10/2026).

Upacara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sultra Andi Sumangerukka ini berlangsung dengan suasana kebangsaan dan penuh khidmat.

Nurhaena mendapat kepercayaan tersebut setelah menerima telepon dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, pada Rabu sore. Tak lama setelah menerima kabar, ia langsung diminta mengikuti gladi persiapan upacara di Kantor Gubernur Sultra.

Bagi Nurhaena, kepercayaan tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan sekaligus mengharukan. Terlebih, teks Pancasila dibacakannya di hadapan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka bersama jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Sultra.

“Saya secara pribadi merasa bahagia, alhamdulillah luar biasa. Kemarin sore tiba-tiba ditelepon dari Diknas Provinsi Sulawesi Tenggara untuk didaulat menjadi pembaca Pancasila di Kantor Gubernur. Saat itu juga saya langsung dipanggil untuk gladi,” ujarnya, ditemui awak media usai upacara.

Baca Juga :  Sulawesi Tenggara Ekspor 98 Ton Produk Perikanan Tersertifikasi ke AS dan Thailand

Ia mengaku semakin terharu setelah pelaksanaan upacara mendapat apresiasi dari jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sultra maupun para pejabat yang hadir.

Menurutnya, kesempatan membacakan Pancasila dalam upacara resmi tingkat provinsi menjadi kebanggaan tersendiri. Apalagi, prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Sultra.

“Alhamdulillah, tadi dari Dinas Pendidikan Provinsi dan semua yang hadir memberikan apresiasi yang luar biasa. Itu yang membuat kami terharu. Ini kebanggaan tersendiri buat saya secara pribadi bisa membacakan Pancasila di depan Bapak Gubernur,” tuturnya.

Nurhaena sendiri merupakan guru Bahasa Indonesia di SMAN 1 Kendari. Ia mengajar siswa kelas XI dan XII.

Baca Juga :  228 Calon Bintara Polri Ikuti Pendidikan di SPN Polda Sultra

Pengalaman tersebut juga menjadi kali pertama bagi Nurhaena dipercaya membacakan teks Pancasila dalam upacara di Kantor Gubernur Sultra.

Meski terbiasa berbicara di hadapan banyak orang sebagai seorang guru, ia mengaku tetap merasakan sedikit rasa gugup ketika harus membacakan teks Pancasila dalam suasana upacara yang khidmat.

“Sedikit nervous juga. Saya lebih banyak disuruh berbicara di depan orang banyak. Tanpa teks pun bisa. Tapi kalau disuruh membaca dalam suasana tanpa suara satu pun orang yang bersuara, hanya saya yang bersuara, itu yang membuat saya nervous,” ungkapnya.

Namun, rasa gugup tersebut berhasil dilaluinya. Ia berusaha menjaga konsentrasi dan keyakinan hingga seluruh rangkaian pembacaan Pancasila selesai.

“Alhamdulillah saya yakin Tuhan melindungi saya,” katanya.

Di balik sosoknya sebagai guru, Nurhaena juga memiliki pengalaman di Resimen Mahasiswa (Menwa) saat masih menempuh pendidikan di Universitas Halu Oleo (UHO), yang saat itu masih bernama Universitas Haluoleo.

Baca Juga :  Wali Murid Keluhkan Disiplin Guru di SMPN 2 Satap Mubar

Ia tercatat masuk UHO pada 1989 dan mengikuti pendidikan Resimen Mahasiswa pada 1990.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidupnya yang turut membentuk kedisiplinan dan keberaniannya tampil dalam berbagai kegiatan resmi.

Nurhaena mengaku bersyukur dapat diberi kesempatan mengambil bagian dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini.
Baginya, membacakan Pancasila bukan sekadar menjalankan tugas seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila, khususnya di tengah lingkungan pendidikan.

“Saya sangat bersyukur dan bangga mendapat kesempatan ini. Apalagi Pak Gubernur sendiri menyaksikan dan seluruh pejabat di Sulawesi Tenggara juga menyaksikan,” pungkasnya.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!