/*
Breaking News
*/
DPR & DPRD

Jaelani Bagikan Bibit Produktif dan Sosialisasi RHL di Kendari dan Konsel

48
×

Jaelani Bagikan Bibit Produktif dan Sosialisasi RHL di Kendari dan Konsel

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Sulawesi Tenggara, Jaelani, melanjutkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dan pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) melalui Sosialisasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan.

Kegiatan yang diselenggarakan bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sulawesi Tenggara ini berlangsung di wilayah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada 25 Juli dan di Kelurahan Wua-wua dan Kambu Kota Kendari pada Sabtu, 26 Juli 2026.

Sosialisasi ini dihadiri oleh ratusan warga, kelompok tani hutan (KTH), tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah setempat. Selain memberikan edukasi terkait penanganan lahan kritis dan konservasi tanah dan air, program ini juga diiringi dengan penyerahan ribuan bibit tanaman produktif bernilai ekonomi tinggi secara gratis kepada masyarakat.

Baca Juga :  Bantuan Cepat Jaelani Bagi Pedagang Korban Kebakaran di Kawasan Pelabuhan Raha

Dalam sambutannya, Jaelani menegaskan bahwa program Rehabilitasi Hutan dan Lahan tidak boleh sekadar dipahami sebagai kegiatan seremonial penanaman pohon semata, melainkan sebagai investasi ekologi dan ekonomi jangka panjang.

“Hutan dan DAS kita adalah benteng kehidupan anak cucu di masa depan. Melalui RHL ini, kita tidak hanya fokus memulihkan ekosistem lahan kritis, tetapi juga ingin memastikan ekonomi masyarakat terangkat melalui Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Pemilihan bibit produktif seperti durian unggul, alpukat, dan pala difokuskan agar kelak menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga petani,” ujar pria yang akrab disapa Bang Jay.

Baca Juga :  Harga Pangan Naik Jelang Nataru, Fraksi PKB Minta Pemerintah Segera Cari Solusi

Legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan bahwa kawasan Konsel dan Kendari memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan Daerah Aliran Sungai.

Tingginya aktivitas alih fungsi lahan dan ancaman kerusakan lingkungan menuntut sinergi nyata antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat lokal.

Melalui program ini, masyarakat penerima bantuan diajak untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawat dan mengelola tanaman produktif tersebut hingga memasuki masa panen.

Baca Juga :  Fasum Senapati Land Disoal, DPRD Kendari Desak Pengembang Serahkan Aset ke Pemkot

Kegiatan sosialisasi di Konsel dan Kendari ini menjadi bagian dari serangkaian fungsi pengawasan Jaelani di kawasan Sulawesi Tenggara. Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi pertanian, kehutanan, kelautan, dan lingkungan hidup, Bang Jay menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan dan program bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan petani dan menjaga kelestarian alam Sultra.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!