KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Respon cepat layanan call center 112 milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemerintah kota Kendari kembali dibuktikan setelah mendapat laporan dari masyarakat yang melaporkan kondisi kecelakaan lalu-lintas di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan WuaWua, Kota Kendari, pada Kamis, 19 Juli 2025 sekira pukul 19.00 Wita.
Masyarakat bernama Anis melaporkan ada insiden kecelakaan lalu lintas akibat tumpahan solar di ruas jalan dekat Polres Kendari, tepatnya di depan Pengadilan Tinggi Agama.
Laporan yang masuk ke layanan 112 menyebutkan bahwa tumpahan solar di lokasi tersebut menyebabkan beberapa pengendara kehilangan kendali dan terjatuh. Kondisi jalan yang licin memicu kekhawatiran warga akan potensi kecelakaan lanjutan jika tidak segera ditangani.
Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto, menjelaskan bahwa setelah laporan diterima, pihaknya segera mengoordinasikan kejadian ini dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari. Tak butuh waktu lama, petugas langsung dikerahkan ke lokasi bersama armada pembersih jalan.
“Begitu laporan masuk melalui 112, kami langsung teruskan ke dinas teknis terkait. Petugas pemadam langsung turun ke lapangan untuk membersihkan sisa solar yang membahayakan pengguna jalan,” terang Sahuriyanto.
Tindakan cepat ini berhasil mencegah kecelakaan lanjutan dan memulihkan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Insiden ini menjadi bukti nyata pentingnya layanan darurat 112 sebagai kanal pengaduan masyarakat yang cepat, efisien, dan terintegrasi dengan berbagai perangkat daerah. Masyarakat diimbau untuk terus memanfaatkan layanan ini secara bijak untuk situasi yang benar-benar darurat.
“Kami harap masyarakat makin sadar bahwa layanan ini disiapkan untuk keselamatan bersama. Laporan yang tepat dan akurat sangat membantu pemerintah merespons lebih cepat,” tutup Sahuriyanto.
Pemkot Kendari melalui Diskominfo juga terus mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan prank call ke layanan 112.
Sementara itu, Kasi Humas Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, menjelaskan bahwa timnya segera menuju lokasi dan melakukan penyiraman jalan untuk membersihkan solar yang tumpah.
“Proses penyiraman berlangsung sekitar 45 menit, mulai pukul 19.29 hingga 20.16 Wita,” singkat Martoyo.
Dalam aksi pembersihan ini dalam mengerahkan beberapa petugas dan satu unit kendaraan penyiram. Beruntung tida ada korban jiwa dalam insiden ini, hanya sejumlah kendaraan yang terjatuh dan bisa selamat, tidak mengalami luka serius.
Laporan: Hasrul Tamrin











