/*
Breaking News
*/
Kolom Sultra

1.500 Ekor Ayam Asal Sulsel Bebas Masuk Wilayah Sultra

337
×

1.500 Ekor Ayam Asal Sulsel Bebas Masuk Wilayah Sultra

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara (Karantina Sultra) melaksanakan pemeriksaan terhadap 1.500 ekor ayam yang hendak masuk ke wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Pelabuhan Kolaka, Selasa (31/3/2026).

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan lalu lintas hewan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular seperti Avian Influenza (AI) serta memastikan seluruh komoditas yang dikirim dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi.

Baca Juga :  Membangun Sinergi Menuju Keberlanjutan: PT Vale Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama Media Kendari

Petugas karantina melakukan serangkaian tindakan, mulai dari pemeriksaan dokumen, pemeriksaan fisik hewan, hingga verifikasi kesesuaian jumlah dan kondisi ayam. Dari hasil pemeriksaan, seluruh ayam dinyatakan dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan karantina.

“Setiap media pembawa hewan wajib melalui tindakan karantina sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini penting untuk mencegah masuk dan tersebarnya penyakit hewan yang dapat merugikan peternak dan masyarakat,” ujar drh. Ipung Widodo Kepala Satuan Pelayanan Pelabuhan Kolaka.

Baca Juga :  APBD 2024 Disetujui DPRD Sultra, Pj Gubernur: Kepentingan Rakyat Di Atas Segalanya

Setelah dinyatakan lolos pemeriksaan, ayam-ayam tersebut diberikan sertifikat kesehatan hewan (KH-1) sebagai jaminan bahwa telah dilakukan pemeriksaan oleh petugas karantina dan layak konsumsi.

Karantina Sultra mengimbau kepada para pelaku usaha agar selalu melengkapi dokumen karantina dan melaporkan setiap rencana pengiriman komoditas guna memperlancar proses pemeriksaan di lapangan.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Baca Juga :  Menteri Nusron Ajak Kepala Daerah Se-Sultra Berkolaborasi dalam Wujudkan Administrasi Pertanahan Modern

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!