Pemkot Kendari

Wakil Wali Kota Kendari Ajak Masyarakat Bijak Kelolah Sampah Melalui Daur Ulang Sampah

320
×

Wakil Wali Kota Kendari Ajak Masyarakat Bijak Kelolah Sampah Melalui Daur Ulang Sampah

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, saat membuka acara Diskusi Publik dan Pelatihan Daur Ulang Sampah Kreatif Tahun 2025 di Aula Balai Kota Kendari, Rabu (30/4). (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, didampingi Bunda Literasi Keperpustakaan Shintya Putri Anaula Sudirman dan Perwakilan Dinas Perpustakaan Kota Kendari, membuka Diskusi Publik dan Pelatihan Daur Ulang Sampah Kreatif Tahun 2025 yang melibatkan masyarakat dan pemerintah kota ditingkat kelurahan, di Aula Samaturu, Kantor Balai Kota Kendari, Rabu (30/4/2025).

Pelatihan diselenggarakan dengan tema “Membangun Kesadaran Pengelolaan Persampahan Berbasis Masyarakat Melalui Literasi” bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membuang dan mengelolah sampah dengan baik dan benar hingga bernilai ekonomis.

Waki Wali Kota Kendari, mengungkapkan bahwa penanganan sampah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) saja, tetapi butuh peran penting dan kesadaran masyarakat.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Kendari Berkarya Tata Pedestrian Eks MTQ jadi Lebih Modern sebagai Pusat Kota

Meski kendaraan pengangkut sampah saat ini di Pemkot Kendari telah mencapai 39 unit dan beroperasi hingga 115 kali sehari pasca lebaran, akan tetapi jumlah tersebut tidak mampu mengatasi timbunan sampah, tetap sulit dikendalikan. Sehingga peran penting masyarakat sangat diharapkan dalam pengelolaan sampah.

“Setiap hari sampah-sampah di kota ini tidak pernah kurang dari 90 truk masuk ke TPA Puuwatu, dan kondisinya sudah penuh,” ucap Sudirman, dikutip dari akun Facebook Pemkot Kendari, Rabu (30/4).

Baca Juga :  Pemkot Kendari Ambil Alih Pengelolaan Jaringan Transmisi Air Baku Matabondu

Menurut data yang ia terima, jumlah petugas kebersihan tidak mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, pertumbuhan penduduk terus terjadi, yang otomatis berbanding lurus dengan peningkatan jumlah sampah. Oleh sebab itu, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya upaya pencegahan dari hulu melalui edukasi dan pengelolaan sampah kreatif kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan gagasan bahwa sekolah-sekolah bisa menjadi agen perubahan dalam penanganan sampah. Dengan memberdayakan siswa melalui kegiatan keterampilan daur ulang, seperti membuat tempat tisu atau lampu hias dari botol plastik bekas, diharapkan bisa mengurangi sampah plastik yang mendominasi rumah tangga.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Kendari Bakal Tata Pedestrian Sekitar Tugu MTQ Seperti Ini

“Kalau semua kepala sekolah buat regulasi atau tugas keterampilan, kita bisa kurangi 30 persen sampah plastik,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kadis Perpustakaan Ridha Wahyuni Nappu, menyampaikan bahwa Kota Kendari terus mengalami kemajuan di semua sektor yang berdampak positif bagi perkembangan kota. Namun, seiring dengan itu, pertumbuhan ekonomi juga membawa dampak negatif, salah satunya peningkatan jumlah sampah.

 

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!