KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Bupati Muna Bachrun Labuta resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI tingkat Kabupaten Muna, Sabtu (28 Maret 2026).
Pelaksanaan MTQ ini akan berlangsung dari tanggal 28 – 30 Maret 2026 dengan memperlombakan empat cabang yang diikuti oleh 126 orang, yang terdiri dari 63 putra dan 63 putri.
Bupati Muna Bachrun Labuta didampingi oleh wakil Bupati Muna La Ode Asrafil Ndoasa, Ketua Penggerak PKK Kabupaten Muna Sitti Leomo Bachrun bersama Kepala-kepala OPD dan dihadiri oleh ketua DPRD Muna Muhammad Rahim, Forkompinda, Camat, Kepala-kepala Desa dan tokoh-tokoh agama.
Dalam sambutannya, Bupati Muna Bachrun Labuta mengatakan, dalam melaksanakan kegiatan MTQ tahun ini, Pemda Muna ditengah keterbatasan anggaran.
“Kedepan Pemerintah Daerah harus bisa menciptakan pembangunan yang bernilai ekonomi. Saya yakin melalui sektor pertanian, peternakan dan perikanan bisa membawah perubahan ekonomi yang lebih baik untuk Kabupaten Muna sehingga bisa berkontribusi besar terhadap kegiatan keagamaan seperti ini,” kata Bachrun.
Ia melanjutkan, dalam mengikuti pelaksanaan MTQ, kafilahnya mestinya mengandalkan sumberdaya lokal Kecamatan setempat.
“Jika yang mengikuti MTQ cuman sedikit atau mengandalkan pemain dari kampung lain, nanti saya akan evaluasi camatnya,” tegas orang nomor satu di bumi sowite itu.
“Kenapa demikian, karena inilah kegiatan yang paling tinggi didalam agama islam yakni membaca Al-Qur’an,” sambungnya.
Sementara Wakil Bupati Muna yang juga sebagai ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) La Ode Asrafil Ndoasa menyampaikan, bahwa pelaksanaan MTQ dilaksanakan secara sederhana tetapi tujuan dan semangat serta nilai-nilai yang terkandung tetap tertanam dalam kegiatan ini.
“Kegiatan tahun sebelumnya, dilaksanakan dengan Pawai Taruf, namun tahun ini tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu dan anggaran. Dengan dibukanya kegiatan ini, maka mulai besok sudah bisa dilaksanakan lomba dienam mesjid yang ada di Kota Raha,” tuturnya.
Asrafil menyatakan, nama-nama yang juara nantinya akan dikirim ke Pemerintah Propinsi untuk mengikuti MTQ ditingkat Provinsi.
“Pada bulan Juni 2026, akan diadakan MTQ tingkat Provinsi yang akan diadakan di Kota Kendari,” ucapnya.
Dirinya berharap, semoga kedepan pelaksanaan MTQ dan STQ tingkat Kabupaten bisa diadakan lebih meriah dari tahun ini.
“Dari 22 Kecamatan, tiga Kecamatan yang tidak berpartisipasi dalam kegiatan MTQ ini yakni Kecamatan Tongkuno Selatan, Pasikolaga, dan Wakorsel,” ungkapnya.
Asrafil menitipkan pesan kepada dewan hakim yang telah dilantik, agar memberikan penilaian secara obyektif dan adil sehingga menghindari kecurigaan-kecurigaan para peserta.
Laporan : LM Nur Alim











