/*
Breaking News
*/
Ekobis

Pasca-Kericuhan, Manajemen Fanqy Karaoke Tanggung Biaya Pengobatan Korban dan Benahi Sistem Keamanan

40
×

Pasca-Kericuhan, Manajemen Fanqy Karaoke Tanggung Biaya Pengobatan Korban dan Benahi Sistem Keamanan

Sebarkan artikel ini

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Manajemen Fanqy Karaoke akhirnya angkat bicara menyikapi insiden kericuhan yang terjadi di tempat hiburan pada Rabu dini hari, 28 Oktober 2026 lalu. Selain menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, manajemen menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab terhadap biaya pengobatan dan pemulihan korban hingga kembali beraktivitas seperti sediakala.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh jajaran manajemen PT YAP Jaya Perkasa selaku perusahaan yang menaungi Funqy Karaoke dalam keterangan pers di Kendari, Rabu (4/11/2026).

Hadir dalam kesempatan itu GM PT YAP Jaya Perkasa, Bagus Anggoro, Asisten GM Korporat Ulil Amri, serta Manajer Operasional FanQ Karaoke, Tunggal Bagus.

Asisten GM Korporat PT YAP Jaya Perkasa, Ulil Amri, mengatakan soal insiden kericuhan di Fanqy Karaoke pihaknya baru bisa menyampaikan klarifikasi setelah menunggu perkembangan penanganan kasus oleh kepolisian. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Ia mengungkapkan, para terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian. Karena itu, manajemen merasa perlu memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak berkembang informasi simpang siur terkait insiden tersebut.

“Pertama, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas, khususnya warga yang tinggal di sekitar Fanqy Karaoke karena kejadian ini tentu mengganggu kenyamanan lingkungan. Kami menyadari lokasi usaha kami berada di kawasan permukiman,” ujarnya.

Baca Juga :  Telkomsel Regional Sulawesi Catat Pertumbuhan Trafik Broadband 14,15 Persen Selama Periode NARU

Ulil menegaskan, manajemen tidak tinggal diam terhadap kondisi yang dialami para korban. Sehari setelah kejadian, pihak perusahaan telah menemui keluarga kedua korban, yakni Jeff dan Ilham, untuk menyampaikan empati sekaligus memastikan tanggung jawab perusahaan terhadap proses pengobatan mereka.

Menurutnya, perusahaan telah menyatakan kesediaan menanggung seluruh biaya perawatan medis hingga proses pemulihan korban.

“Kami sudah menemui kedua korban dan keluarganya. Sejak awal kami menyampaikan bahwa perusahaan akan bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan sampai mereka pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” jelasnya.

* Benahi Keamanan, Tambah Personel Pengamanan

Selain tanggung jawab terhadap korban, insiden tersebut juga menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen, terutama menyangkut penerapan standar operasional prosedur (SOP) keamanan di lingkungan tempat usaha.

Ulil menjelaskan, selama ini Fanqy Karaoke telah menerapkan sejumlah prosedur pengamanan, mulai dari pemeriksaan tubuh pengunjung (body check), pemeriksaan barang bawaan untuk mengantisipasi senjata tajam, hingga pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dibawa dari luar.

Baca Juga :  Bank Sultra Salurkan Kredit Konstruksi Untuk Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Sultra

Namun, manajemen menyadari bahwa prosedur yang telah berjalan masih perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sebagai langkah pembenahan, perusahaan menambah personel keamanan, memperkuat sistem pengawasan, serta memaksimalkan penggunaan fasilitas pendukung keamanan, termasuk perangkat pendeteksi logam.

“Kami menjadikan peristiwa ini sebagai evaluasi. Ke depan, sistem pengamanan akan lebih diperketat, termasuk penambahan personel keamanan dan optimalisasi peralatan pendukung agar potensi gangguan keamanan bisa dideteksi lebih dini,” ungkapnya.

Sementara itu, GM PT YAP Jaya Perkasa, Bagus Anggoro, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang terjadi. Ia menegaskan, manajemen tidak pernah mengharapkan insiden tersebut terjadi dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.

Bagus juga memastikan komunikasi dengan keluarga korban terus dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan mereka sekaligus memberikan dukungan selama masa pemulihan.

“Kami setiap hari berkomunikasi dengan pihak keluarga, baik keluarga Pak Jeff maupun Pak Ilham. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan dukungan yang dibutuhkan sampai benar-benar pulih,” tuturnya.

Di sisi lain, Manajer Operasional Fanqy Karaoke, Tunggal Bagus, mengatakan pihaknya mulai melakukan pembenahan dari sisi keamanan maupun pelayanan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Bank Sultra jadi Penyalur BSPS 2025 di Sultra: Wujudkan Hunian Layak Bagi 1.129 Keluarga

Ia menyebutkan, operasional Fanqy Karaoke telah kembali berjalan secara terbatas dalam tahap uji coba (trial). Untuk sementara, layanan yang dibuka hanya fasilitas karaoke atau KTV, sedangkan fasilitas lounge di bagian sebelah kiri masih belum dioperasikan.

“Kami ingin memberikan kepercayaan kembali kepada masyarakat bahwa manajemen benar-benar berbenah. Dari sisi keamanan dan pelayanan, semuanya menjadi perhatian kami. Operasional saat ini masih tahap uji coba dan hanya layanan KTV yang berjalan, sementara lounge belum kami buka,” jelas Tunggal.

Menurutnya, pembenahan keamanan bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman kepada pengunjung, karyawan, dan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi usaha.

Manajemen berharap langkah evaluasi dan peningkatan pengamanan tersebut dapat menjadi awal untuk membangun kembali kepercayaan publik.

Sebab, bagi perusahaan, keberlangsungan usaha tidak hanya diukur dari aktivitas bisnis, tetapi juga dari kemampuan menjaga keselamatan pengunjung, memberikan rasa aman kepada lingkungan sekitar, serta bertanggung jawab ketika terjadi peristiwa yang merugikan pihak lain.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!