/*
Breaking News
*/
Kolom SultraNasional

Dari Kendari, Menko Pangan Zulhas Pastikan 1 Juta Ton Beras Bantuan Segera Digelontorkan

63
×

Dari Kendari, Menko Pangan Zulhas Pastikan 1 Juta Ton Beras Bantuan Segera Digelontorkan

Sebarkan artikel ini
(Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Kabar baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah Pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Pangan memastikan bantuan beras kembali digelontorkan untuk masyarakat kelompok desil 1 hingga desil 4 dengan total sekitar 1 juta ton.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (6/10/2026) sore.

Zulkifli Hasan mengatakan, keputusan penyaluran bantuan tersebut telah mendapat persetujuan Presiden. Bantuan beras itu akan diberikan untuk periode Oktober, November, dan Desember 2026.

“Sudah diputuskan oleh Bapak Presiden. Saya rapat Menko mengusulkan 1 juta ton untuk desil 1 sampai desil 4, 30 kilo untuk Oktober, November, Desember. Sudah disetujui, suratnya sudah ada, sekarang sedang diproses,” kata Zulkifli Hasan, kepada awak media usai membagikan beras di kawasan Tugu MTQ Kendari.

Baca Juga :  Sultra Kecipratan Program Bedah Rumah Dari 3.000 Naik jadi 10.000 Unit Tahun Ini

Menurut dia, bantuan tersebut ditujukan kepada sekitar 33,2 juta masyarakat Indonesia yang masuk dalam kelompok desil 1 sampai desil 4.

Ia menargetkan penyaluran bantuan dapat mulai dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan, pemerintah mengupayakan bantuan untuk tiga bulan tersebut dapat disalurkan sekaligus.

“Mudah-mudahan ke depan sudah bisa dibagi 1 juta ton untuk 33,2 juta rakyat Indonesia, desil 1 sampai desil 4. Minggu depan sudah dibagi sekaligus untuk tiga bulan, 30 kilo,” ujar pria yang akrab disapa Zulhas itu.

Baca Juga :  Kakorlantas dan Dirut Jasa Raharja: Laka 7 Motor Lawan Arus vs Truk di Lenteng Agung Tidak Layak Dapat Santunan

Selain bantuan beras, pemerintah juga telah menjalankan program beras subsidi dengan harga Rp12.500 per kilogram.

Zulkifli menjelaskan, meski selisih harga subsidi sekitar Rp2.500 per kilogram, kebijakan tersebut dinilai penting untuk membantu masyarakat, khususnya rumah tangga yang sangat sensitif terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Bedanya memang Rp2.500, tapi buat masyarakat, buat emak-emak itu penting sekali. Beras naik Rp500 saja emak-emak itu kesulitan,” katanya.

Ia memastikan program beras subsidi tersebut telah berjalan. Sementara bantuan beras sebanyak 30 kilogram untuk periode Oktober hingga Desember saat ini tinggal menunggu proses distribusi.

“Kalau yang subsidi Rp12.500 sudah duluan. Dananya dari Menteri Keuangan sudah cair, tinggal yang 30 kilo ini minggu-minggu ini selesai,” jelasnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Ditlantas Polda Sultra, Dishub Sultra, Jasa Raharja dan Komunitas Ojol Gelar Sahur On The Pangjek

Zulkifli juga meminta masyarakat yang masuk dalam kelompok sasaran tidak perlu khawatir terkait keberlanjutan bantuan pangan.
Sebab, pemerintah telah menyelesaikan penyaluran bantuan untuk periode Juli, Agustus dan September, dan kini tengah menyiapkan distribusi untuk Oktober, November hingga Desember.

“Jadi desil 1 sampai desil 4 enggak usah khawatir, beras akan datang lagi 30 kilo,” tegasnya.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah berharap bantuan pangan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau di tengah dinamika harga pangan nasional.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!