/*
Breaking News
*/
Kolom Sultra

Gubernur Sultra Rotasi 104 Pejabat, 10 Pimpinan OPD Bergeser

31
×

Gubernur Sultra Rotasi 104 Pejabat, 10 Pimpinan OPD Bergeser

Sebarkan artikel ini
(Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka kembali melakukan perombakan jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

Sebanyak 104 pejabat dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam prosesi yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, pada Senin (21/9/2026).

Pelantikan tersebut mencakup pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional hingga kepala SMA/SMK di wilayah Sultra.

Dari jumlah tersebut, terdapat 10 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) yang mengalami rotasi maupun mendapat amanah baru untuk mengisi sejumlah jabatan strategis di lingkup Pemprov Sultra.

Mereka masing-masing yakni Andi Makkawaru Isa Zarny, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Sultra.

Kemudian La Ode Muhamad Ali Haswandy, sebelumnya Kepala Dinas Ketenagakerjaan, kini menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sultra.

Selanjutnya La Ode Muhammad Shalihin, sebelumnya Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), kini dipercaya memimpin Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra.

H. Belli yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Pembangunan kini menduduki jabatan Kepala Dinas Koperasi, UMKM Sultra.

Baca Juga :  Lanal Kendari Kurban 14 Ekor Sapi Berbagi Bersama Masyarakat Sekitar dan Prajurit

Sementara Sukanto Toding, sebelumnya Kepala Dinas Perdagangan Sultra, bergeser menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Pembangunan.

Tiga pejabat lainnya mendapat amanah memimpin organisasi perangkat daerah baru, yakni Muhamad Said sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, Misnawati Lily sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta Hj. Hikmawaty sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra.

Selain itu, Lenni Kartika Indah dilantik sebagai Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang, sedangkan Ifa Puciano Lestari dipercaya memimpin Badan Pendapatan Daerah Sultra.

Rotasi tidak hanya menyasar jajaran pimpinan OPD. Sejumlah kepala sekolah SMA/SMK di Sultra juga mengalami pergantian posisi.
Tiga di antaranya merupakan kepala sekolah di SMAN 2 Kendari, SMAN 4 Kendari, dan SMAN 2 Kabupaten Muna.

Secara keseluruhan, pelantikan tersebut terdiri atas 27 pejabat administrator, 10 pejabat pengawas, 32 pejabat fungsional, serta 25 kepala SMA/SMK.

Dalam arahannya, Gubernur Andi Sumangerukka meminta seluruh pejabat yang baru dilantik tidak menjadikan jabatan sebatas pergantian posisi dalam struktur birokrasi.
Ia memberikan tiga penekanan utama yang harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas.

Baca Juga :  Edukasi Pekerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Program Bagi Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari

Pertama, setiap program dan kegiatan pemerintah harus menghasilkan capaian yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Tidak ada lagi kegiatan yang sifatnya top-down, tetapi harus berbasis kebutuhan, bukan karena keinginan,” tegas Andi Sumangerukka.

Kedua, seluruh target dan sasaran kinerja yang telah ditetapkan harus benar-benar diwujudkan. Menurutnya, perjanjian kinerja tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi harus menjadi komitmen yang dilaksanakan secara jujur, konsisten dan terukur.

“Komitmen itu bukan hanya berhenti di tanda tangan, tetapi betul-betul diwujudkan dalam kegiatan sehari-hari. Jangan hanya berbicara, tetapi wujudkan dalam kondisi nyata,” ujarnya.

Ketiga, Gubernur mengingatkan seluruh pejabat bahwa anggaran pemerintah merupakan uang rakyat. Karena itu, setiap rupiah anggaran harus digunakan secara efektif, efisien, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Andi Sumangerukka mengatakan, mutasi dan promosi jabatan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi sekaligus pengembangan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN).

“Mutasi dan promosi jabatan yang baru saja dilaksanakan merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam menerapkan sistem merit untuk pembinaan karier ASN dan kebutuhan organisasi perangkat daerah berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas,” katanya.

Baca Juga :  Sepanjang Tahun 2023, BP Jamsostek Sultra Bayar Klaim Sebanyak 263,5 Miliar Rupiah

Ia meminta pejabat yang baru dilantik segera memahami tugas dan fungsi masing-masing, membangun koordinasi lintas sektor, bekerja secara terukur, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan daerah.

Khusus kepada para kepala sekolah, terutama yang berada dalam klaster SMA unggulan Provinsi Sultra, Gubernur memberikan perhatian khusus.

Ia meminta pengelolaan sekolah tidak hanya berorientasi pada administrasi pendidikan, tetapi diarahkan untuk meningkatkan kualitas peserta didik dan guru.

“SMA unggulan kita ingin melahirkan generasi muda Sultra yang unggul dalam ilmu pengetahuan, karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kreativitas, dan memiliki daya saing, serta siap menjadi pemimpin di masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, sekolah unggulan harus menjadi pusat pembinaan talenta dan prestasi anak-anak Sultra, baik di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, kewirausahaan maupun bidang lainnya.

Di penghujung arahannya, Andi Sumangerukka kembali mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan profesional, disiplin dan penuh integritas.

“Pejabat yang baik tidak bertanya, keuntungan apa yang bisa saya peroleh dari jabatan ini, tetapi manfaat apa yang bisa saya berikan melalui jabatan itu,” tegasnya.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!