/*
Breaking News
*/
Muna

PUPR Muna Melakukan Pelatihan IPALD, UPTD Pengelolaan Limbah Bakal Operasional

1013
×

PUPR Muna Melakukan Pelatihan IPALD, UPTD Pengelolaan Limbah Bakal Operasional

Sebarkan artikel ini
Pembukaan pelatihan IPALD Dinas PUPR Muna, Foto : LM Nur Alim.

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muna mempersiapkan personil dan melakukan pelatihan untuk mengelola Intalasi Pengelolaan Air Limbah Domestik (IPALD) di kantornya, Kamis (2 Juli 2026).

Kegiatan pelatihan IPALD akan berlangsung selama dua hari, yakni 2-3 Juli 2026 dengan pemateri dari Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Kota Kendari dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tenggara.

Kepala dinas PUPR Muna, Mustajab, mengatakan bahwa PUPR Muna melakukan pelatihan terhadap personilnya, karena sarana prasarana pengelolaan limbah sudah memiliki fasilitas IPALD, mobil limbah dan truk tinja.

Baca Juga :  Diduga Cacat Prosedural, Masyarakat Tolak Rencana Pemda Muna Barat Bangun TPA di Desa Masara

“Jadi supaya fungsional maka kita melakukan pelatihan agar memiliki kapasitas dan bisa mengoperasionalkan fasilitas yang sudah tersedia, baik di IPALD, mobil limbah dan truk tinja melalui UPTD IPALD. Secara struktur di PUPR, lembaganya telah terbentuk UPTD IPALD yang masih diisi oleh Pelaksana sambil menunggu pelantikan,” kata Mustajab usai melakukan pembukaan pelatihan itu dikantornya, Kamis (2 Juli 2026).

Baca Juga :  Pandangan Tokoh Masyarakat dan Anggota DPRD Muna Terkait Asimilasi La Ode Gomberto
Fasilitas IPALD Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Batalaiworu. (Foto: LM Nur Alim/KR) 

Menurutnya, pengelolaan UPTD IPALD ini berfungsi untuk menangani limbah rumah tangga, rumah makan, limbah SPPG makan bergizi gratis dan hotel-hotel.

“Ini salah satu sumber lain untuk mendapatkan PAD di dinas PUPR. Pengoperasian ini, akibat banyaknya permintaan masyarakat untuk dilakukan penyedotan,” ucapnya.

Mustajab menyampaikan, untuk memungut retribusi masih menunggu Perda yang sedang dirancang supaya bisa operasional usai pelatihan, maka PUPR mengajukan Perbup yang sementara dievaluasi di Kemenkumham Provinsi Sultra.

Baca Juga :  Pemkab Muna Gandeng Bank Sultra Selenggarakan Lomba Kebersihan Antar Kelurahan

“Kita belum memprediksi nilainya, tapi melihat dari animo masyarakat yang sudah banyak membutuhkan maka diperkirakan akan menghasilkan PAD cukup banyak. Target PAD untuk tahun ini belum ada, tapi akan dioperasikan dengan Perbup dalam waktu dekat sambil menunggu terbentuknya Perda,” terangnya.

“Setelah pelatihan, akan dioperasikan dan pendapatannya akan dijadikan patokan untuk masuk dalam Perda pendapatan APBD tahun depan,” sambungnya.

 

 

Lapora: LM Nur Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!