/*
Breaking News
*/
Ekobis

Lewat Program Kejar, OJK Sultra Dorong Penguatan Literasi Keuangan dan Budaya Menabung Pelajar Sejak Dini

22
×

Lewat Program Kejar, OJK Sultra Dorong Penguatan Literasi Keuangan dan Budaya Menabung Pelajar Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
(Foto: Dok. OJK Sultra)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar rapat koordinasi bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Konawe dan PT BPR Bahteramas Konawe (Perseroda) dalam rangka memperkuat implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Kabupaten Konawe, pada Senin (8 Juni 2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan pelajar sekaligus persiapan menghadapi penilaian KEJAR Award 2026.

Program KEJAR merupakan salah satu inisiatif strategis OJK untuk mendorong kepemilikan rekening simpanan oleh pelajar serta menanamkan budaya menabung sejak dini.

Melalui program ini, pelajar diharapkan semakin mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan formal secara aman dan bertanggung jawab sebagai bekal dalam mengelola keuangan pada masa mendatang.

Deputi Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Indra Natsir Dahlan, menyampaikan bahwa keberhasilan program KEJAR memerlukan dukungan dan sinergi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan.

Baca Juga :  PN Andoloo dan BRI Kendari Perkuat Digitalisasi Layanan Keuangan Peradilan

“Sinergi antara Pemda, BPR Bahteramas Konawe, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memperluas akses keuangan bagi pelajar,” ujar Indra dalam siaran persnya, Jumat (12/6/2026).

Melalui program KEJAR, lanjut dia, diharapkan semakin banyak pelajar yang memiliki akses terhadap produk keuangan formal yang aman, mudah dijangkau, dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Selain itu, optimalisasi pelaksanaan program dan kualitas pelaporan capaian juga menjadi aspek penting dalam penilaian KEJAR Award 2026,” ucapnya.

Indra menjelaskan, dalam rangka KEJAR Award 2026, OJK melakukan penyempurnaan mekanisme penilaian melalui pembagian peserta ke dalam lima wilayah regional.

Untuk kategori wilayah implementasi KEJAR Terbaik, penilaian tidak hanya mempertimbangkan capaian kepemilikan rekening pelajar, tetapi juga komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program KEJAR melalui kebijakan dan regulasi, alokasi anggaran, integrasi dalam program kerja TPAKD, serta pelaksanaan kegiatan sosialisasi secara berkelanjutan.

“Melalui mekanisme tersebut, Kabupaten Konawe akan bersaing bersama 81 kabupaten/kota lainnya di wilayah Sulawesi dalam menunjukkan keberhasilan implementasi program KEJAR dan perluasan akses keuangan bagi pelajar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Indosat Raih Penghargaan Great Place To Work, Bukti Keseriusan Bangun Budaya Kerja Sehat

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe, Srijoko Wahyu Hendro, menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe dalam mendukung percepatan implementasi orogram KEJAR melalui penguatan koordinasi dengan satuan pendidikan dan pelaku usaha jasa keuangan.

“Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen mendukung Program KEJAR melalui berbagai langkah strategis untuk meningkatkan literasi keuangan dan budaya menabung sejak dini di kalangan pelajar. Kolaborasi dengan perangkat daerah terkait dan lembaga jasa keuangan akan terus diperkuat guna mengakselerasi capaian program di Kabupaten Konawe,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama BPR Bahteramas Konawe, Dr. Ahmat, SE., MM., menyampaikan kesiapan perusahaan dalam mendukung implementasi Program KEJAR melalui edukasi keuangan dan penyediaan layanan pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel).

“BPR Bahteramas Konawe akan terus memperkuat perannya dalam mendukung perluasan inklusi keuangan pelajar melalui pelaksanaan edukasi keuangan dan fasilitasi pembukaan rekening SimPel di lingkungan sekolah. Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penyampaian data dan laporan capaian program secara tepat waktu dan akuntabel sebagai bagian dari dukungan terhadap keberhasilan implementasi Program KEJAR di Kabupaten Konawe,” ujar Ahmat.

Baca Juga :  Gandeng Dompet Dhuafa Sultra, Bank Indonesia Salurkan Zakat dan Infak

Rapat koordinasi ini menegaskan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat implementasi Program KEJAR di Kabupaten Konawe. Melalui optimalisasi pembukaan rekening SimPel, penguatan kualitas pelaporan program, serta dukungan kebijakan yang berkelanjutan, diharapkan Program KEJAR dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam meningkatkan kepemilikan rekening pelajar dan memperluas akses keuangan formal di kalangan generasi muda.

OJK meyakini bahwa sinergi yang erat antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan satuan pendidikan akan menjadi faktor penting dalam membangun budaya menabung sejak dini, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta menciptakan generasi muda yang cakap finansial, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!