EkobisMuna

Kunjungi Gua Liangkobori, Kepala BI Sultra Dorong Penguatan Pariwisata dan UMKM Lokal

63
×

Kunjungi Gua Liangkobori, Kepala BI Sultra Dorong Penguatan Pariwisata dan UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini
Edwin Permadi. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, melakukan kunjungan ke Gua Liangkobori yang terletak di Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Jumat (1/5/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan sektor pariwisata berbasis budaya sekaligus pemberdayaan UMKM lokal.

Dalam kunjungannya, Edwin mengungkapkan kekagumannya terhadap keunikan gua yang dikenal sebagai salah satu situs bersejarah dengan lukisan purba yang bernilai tinggi di dunia ini.

Ia menilai, potensi wisata di kawasan tersebut sangat besar dan layak mendapat perhatian lebih luas, dengan banyaknya kunjungan dari masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara.

Baca Juga :  Dinas P3A Bekerja Sama dengan Rumah BUMN PLN Muna Latih Perempuan Meningkatkan Ekonomi

“Ini luar biasa sekali. Selama ini saya hanya melihat dari televisi dan media, tapi rasanya belum lengkap kalau belum datang langsung. Ternyata memang sangat menakjubkan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya minat wisatawan asing yang telah lebih dulu mengenal destinasi tersebut. Menurutnya, masyarakat Sulawesi Tenggara justru perlu menjadi garda terdepan dalam mengunjungi dan melestarikan kekayaan budaya daerahnya sendiri.

“Kalau wisatawan luar saja tertarik datang ke sini, maka kita sebagai masyarakat lokal seharusnya lebih bangga dan aktif mempromosikannya. Ini warisan budaya yang harus terus dilestarikan, misalnya melalui berbagai event dan kegiatan agar semakin ramai dikunjungi,” tambahnya.

Baca Juga :  Diacara Musrenbang Kabupaten, Plt Bupati Muna Genjot Jagung untuk Memajukan Daerah

Selain Gua Liangkobori, Edwin juga menyoroti potensi destinasi lain di Kabupaten Muna seperti Danau Napabale dan Puncak Wakila yang dinilai memiliki daya tarik wisata yang tidak kalah menarik. Ia menyebut, kombinasi antara kekayaan alam dan budaya menjadikan Muna sebagai destinasi wisata yang “paket lengkap”.

Tak hanya pariwisata, Edwin juga menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan UMKM, khususnya tenun khas daerah seperti Tenun Masalili. Melalui berbagai program pembinaan, BI mendorong agar produk lokal mampu bersaing hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Kami memiliki mitra binaan UMKM, termasuk perajin tenun. Melalui ajang seperti lomba desainer dan festival, kami dorong agar produk seperti Tenun Masalili bisa tampil di panggung nasional. Jika berhasil, tentu bisa kita bawa hingga ke level internasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Telkomsel Bersama Komdigi Lanjutkan Uji Coba Registrasi Pelanggan Berbasis Biometrik untuk Perkuat Keamanan Ekosistem Digital

Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari kontribusi Bank Indonesia dalam mengangkat potensi budaya daerah sebagai kekuatan ekonomi baru yang berkelanjutan.

Kunjungan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan perhatian terhadap pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Muna, sekaligus memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dan pertumbuhan ekonomi daerah.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!