KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Jelang pelaksanaan forum internasional United Cities and Local Governments (UCLG ASPAC) atau forum Perserikatan Kota dan Pemerintah Daerah Sedunia Tahun 2026 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sebanyak 12 negara Asia-Pasifik yang terhimpun dalam forum ini dipastikan akan mengirim delegasinya pada event ini.
Berdasarkan data hasil rapat panitia lokal Pemerintah Kota Kendari, 12 negara yang telah dipastikan mengirim delegasinya pada forum itu adalah RR Tiongkok, Taiwan, Maladewa, India, Jepang, Korea Selatan, Kiribati, Singapura, Nepal, Thailand, Malaysia, dan Bangladesh.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengungkapkan negara-negara tersebut melalui perwakilan di Indonesia telah mengonfirmasi kehadiran delegasinya untuk mengikuti forum UCLG ASPAC 2026 di Kota Kendari.
“Data sementara dari 12 negara Asia-Pasifik yang akan hadir totalnya sudah 50 orang delegasi yang menyatakan kehadirannya di Kendari untuk mengikuti UCLG ASPAC 2026, itu belum termasuk perwakilan dari kota-kota di Indonesia,” ungkapnya, Sabtu (17/4/2026).
Sahuriyanto mengatakan, dalam rangka menyambut event internasional itu Pemerintah Kota Kendari terus mematangkan persiapan, mulai dari penyambutan tamu-tamu asing, penginapan, maupun kesiapan venue tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan UCLG ASPAC.
“Pemerintah Kota Kendari juga terus berkoordinasi lintas sektor untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis dan non-teknis berjalan optimal. Ini momentum penting untuk memperkenalkan Kendari di mata dunia,” ujarnya.
Selain kesiapan teknis, Pemkot Kendari juga fokus pada aspek pelayanan informasi dan komunikasi digital untuk mendukung kelancaran acara. Command center serta jaringan komunikasi dipastikan dalam kondisi optimal guna menunjang aktivitas para peserta.
Beberapa titik pusat pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 diantaranya, RTH Papalimba, Kampus Universitas Halu Oleo, Kebun Raya Kendari, Anjungan Teluk Kendari dan Hotel Claro Kendari.
“Untuk puncak acara UCLG ASPAC 2026 nanti di pusatkan di Hotel Claro,” umbar Kadis Kominfo.
Ajang United Cities and Local Governments Asia-Pacific ini diharapkan menjadi peluang strategis bagi Kota Kendari untuk memperluas jejaring kerja sama internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan investasi.
“Ini bukan sekadar event, tapi peluang besar untuk menunjukkan potensi daerah kita kepada dunia internasional,” tutup Sahuriyanto.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Kota Kendari optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses dan meninggalkan kesan positif bagi para delegasi yang hadir.
Editor: Hasrul Tamrin











