Kolom Sultra

Harmoni Sultra Peringatan HUT Ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadirkan Kolaborasi Spektakuler dan Ragam Kegiatan Tradisional

70
×

Harmoni Sultra Peringatan HUT Ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadirkan Kolaborasi Spektakuler dan Ragam Kegiatan Tradisional

Sebarkan artikel ini
Ridwan Badallah. (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2026 dipastikan berlangsung semarak melalui rangkaian kegiatan bertajuk Harmoni Sultra. Berbagai agenda telah disiapkan secara matang, menghadirkan kolaborasi lintas sektor serta melibatkan masyarakat luas dari seluruh kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, Ridwan Badallah, menyampaikan bahwa sejumlah kegiatan peringatan HUT Sultra dimulai sejak pertengahan April. Turnamen tenis menjadi pembuka yang digelar sejak tanggal 17 hingga 23 April. Memasuki puncak rangkaian, kegiatan utama Harmoni Sultra akan berlangsung pada tanggal 24 hingga 27 April, disusul agenda puncak upacara HUT Sultra pada 27 April di lapangan Tugu Religi Eks MTQ Kendari.

“Persiapan kita sudah maksimal 80 persen. Untuk kegiatan tanggal 24 hingga 28 April, semuanya sudah siap dilaksanakan,” ujar Ridwan, usai rapat bersama seluruh jajaran OPD, stakeholder terkait, dan perbankan di Aula Dinas Kominfo Sultra, Senin (6/4/2026).

Baca Juga :  Atlet Domino PWI Sultra Sumbang Medali Perak pada Porwanas Ke XIV di Kalimantan Selatan

Ia menjelaskan, rangkaian Harmoni Sultra tidak hanya berfokus pada seremoni, tetapi juga menghadirkan kegiatan rekreasi dan olahraga tradisional yang melibatkan masyarakat.

Beragam permainan tradisional seperti Bola Kasti dan permainan rakyat lainnya akan digelar sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat kebersamaan antar daerah.

Kegiatan lain juga akan dipusatkan di kawasan wisata Pulau Bokori melalui Festival Bokori, yang menjadi salah satu magnet utama dalam perayaan tahun ini. Pemerintah Provinsi Sultra turut mengundang seluruh kabupaten/kota untuk berpartisipasi, baik dalam kegiatan rekreasi maupun interaksi langsung dengan masyarakat.

Selain itu, Ridwan Badallah, mengungkapkan bahwa Harmoni Sultra turut melibatkan berbagai instansi strategis, seperti TNI melalui Mabes TNI, Bank Indonesia, Bank Sultra, serta perbankan lainnya. Kolaborasi ini diwujudkan dalam berbagai kegiatan, termasuk edukasi ekonomi melalui program “Rupiah Berdaulat”, serta dukungan terhadap pelaksanaan festival dan kegiatan masyarakat.

Baca Juga :  Semarak HUT Ke-62 Sultra, Disnakertrans Bakal Hadirkan Job Fair SAMUDRA Peluang bagi Pencari Kerja

Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah gerakan moral bersepeda hemat bahan bakar yang diinisiasi oleh Gubernur Sultra. Gerakan ini dilaksanakan setiap hari Kamis sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap efisiensi energi dan kondisi ekonomi saat ini.

“Ini bukan kewajiban, tetapi gerakan moral. Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan bahan bakar dengan bersepeda setiap hari Kamis,” jelasnya.

Agenda Harmoni Sultra juga akan dimeriahkan dengan pameran, panitia menyiapkan sedikitnya 60 stan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya yang berkaitan dengan pelayanan dasar dan instansi vertikal, serta 17 stan Dekranasda dari kabupaten/kota. Tak hanya itu, ada juga stan tambahan dari sektor swasta dan perusahaan juga bakal turut meramaikan area pameran yang dipusatkan di kawasan MTQ Kendari.

“Media Center juga disiapkan guna mendukung publikasi kegiatan,” ujar mantan Kadis Kominfo Sultra ini.

Baca Juga :  Pj Gubernur ke Muna Mengarahkan ASN, Salurkan Bantuan dan Tinjau Gerakan Pasar Murah

Puncak peringatan HUT ke-64 Sultra akan berlangsung pada 27 April, ditandai dengan upacara resmi pada siang hari dan penutupan pada malam harinya. Momen ini akan semakin spektakuler dengan atraksi udara dari Mabes TNI, termasuk flypass pesawat tempur Sukhoi serta aksi penerjunan pasukan yang membawa bendera 17 kabupaten/kota dan Provinsi Sultra.

Ridwan menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan prinsip efisiensi anggaran melalui kolaborasi berbagai pihak. Dukungan pihak swasta yang diberikan pun tidak dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa fasilitas, perlengkapan, hingga doorprize untuk masyarakat.

“Konsep kita adalah kolaborasi. Semua pihak berkontribusi sesuai perannya tanpa membebani anggaran secara berlebihan,” pungkasnya.

Dengan konsep kolaboratif dan partisipatif, Harmoni Sultra diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kunjungan wisata, serta memperkuat rasa persatuan dan kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!