DPR & DPRDKolom Sultra

DPRD Soroti Kekosongan Jabatan Strategis di OPD Pemprov Sultra

477
×

DPRD Soroti Kekosongan Jabatan Strategis di OPD Pemprov Sultra

Sebarkan artikel ini
Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. (Foto: Ist/KR)
Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti sejumlah kekosongan jabatan strategis di lingkup Pemerintah Provinsi Sultra yang saat ini belum ada pejabat yang isi. Kekosongan jabatan strategis itu, mulai dari jabatan eselon II, III dan IV.

Salah seorang anggota DPRD Sultra dari partai NasDem, Syahrul Said, mengatakan, kondisi pemerintahan di Pemprov Sulawesi Tenggara saat ini dalam kondisi tidak baik – baik saja.

“Bayangkan ya!, di DPRD sini banyak kekosongan jabatan tetapi Pemprov seperti tidak peduli kondisi ini,” tegas Syahrul, kepada wartawan, Kamis (14/11/2024).

Baca Juga :  Mempererat Hubungan Kemitraan, Bank Sultra dan Insan Media Buka Puasa Bersama

Tak cuma itu, lanjut Syahrul, kondisi di jajaran Pemprov Sultra juga sedang tidak baik – baik saja.

” Ada sejumlah OPD kadisnya belum defenitif berlarut – larut. Padahal jika Pemprov menindak lanjuti rekomendasi DPRD Sultra, semua kadis – kadis dan kabid yang belum definitif sudah definitifkan,” kata Syahrul dengan nada lantang.

Syahrul mengungkapkan, dewan telah mengadakan rapat paripurna dua kali dengan rekomendasi untuk segera mengisi kekosongan jabatan strategis itu dan mendefinitifkan agar pemerintahan di Sulawesi Tenggara ini berjalan dengan baik-baik saja. Namun Pemprov belum menindaklanjuti itu.

“Dua rekomendasi yang dikeluarkan DPRD, diperkuat rekomendasi KASN tetapi diabaikan,” haturnya sembari tersenyum berharap di atensi Pemprov Sultra.

Baca Juga :  Wakapolda Sultra Dorong Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Ikan di Polsek Meluhu

Salah satu rekomendasi dewan adalah, jabatan-jabatan struktural yang mengalami kekosongan pejabat karena dipromosikan pada jabatan lain serta pejabat yang akan memasuki usia pensiun.

Banggar juga merekomendasikan kepada BKD Sultra berkoordinasi dengan Pj Gubernur dan Sekda untuk segera melakukan penempatan atau penunjukan pejabat agar pelayanan tetap berjalan maksimal dan tidak terjadi stagnasi (berjalan lambat) proses administrasi di masing-masing OPD.

Hal ini terungkap saat DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyepakati rancangan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA PPAS) tahun anggaran 2025 menjelang berakhirnya masa jabatan anggota DPRD Sultra periode 2019-2024.

Baca Juga :  Jemput Berkah Ramadan, BPJS Ketenagakerjaan Kendari Bagi Takjil hingga Sembako ke Masyarakat

Ditegaskan pula, dengan kondisi pemerintahan yang tidak sedang baik – baik saja dapat mempengaruhi keuangan dan penganggaran di semua OPD.

“Contohnya hasil evaluasi dan koreksi APBD pemprov oleh Mendagri terkait perjalanan dinas. Sekarang dilakukan perbaikan dan pengurangan,” tambah Syahrul.

Dirinya berharap agar pemprov Sultra segera menindaklanjuti rekomendasi dewan dan KASN untuk segera melantik pejabat menjadi definitif agar pemerintahan Sulawesi Tenggara berjalan dengan baik – baik saja.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!