Politik

Kampanye Dialogis di Desa Tangkumaho, La Ode Darwin Janji Menyejahterakan Masyarakat

419
×

Kampanye Dialogis di Desa Tangkumaho, La Ode Darwin Janji Menyejahterakan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kampanye dialogis calon Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat, La Ode Darwin dan Ali Basa di Desa Tangkumaho. (Foto: Taohae/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar), La Ode Darwin dan Ali Basa, menggelar kampanye dialogis di Desa Tangkumaho, Kecamatan Napano Kusambi, Selasa (8 Oktober 2024).

Kampanye ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan partai politik, termasuk Ketua DPC Partai Demokrat Agung Darma, Ketua DPC PAN La Ode Koso, Ketua DPC PBB La Ode Abd Gamal Atiri, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sahidin Satri, dan Ketua DPC PPP Rahman.

Kampanye dialogis ini diawali dengan sambutan dari beberapa tokoh masyarakat yang menyampaikan kondisi wilayah dan keluhan masyarakat terkait sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Salah satu tokoh masyarakat, Lasabahi, menyoroti status lahan pertanian di Desa Tangkumaho, Kombikuno, dan Latawe yang masih berada dalam kawasan hutan. Ia meminta agar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Darwin dan Ali Basa, jika terpilih, dapat memperjuangkan penurunan status kawasan tersebut.

“Di lahan pertanian kami saat ini masih kawasan hutan, olehnya itu mudah-mudahan La Ode Darwin dan Ali Basa jika nanti menjadi Bupati, bisa memperjuangkan penurunan status lahan kami ini,” harapannya.

Baca Juga :  Pengacara APDESI Sultra Mempertimbangkan Tawaran ASR - Hugua

La Ode Fatahu, mewakili tokoh adat, menekankan potensi pengembangan tiga sektor utama di Desa Tangkumaho, yaitu pertanian, perikanan, dan peternakan. Ia berharap paslon Darwin dan Ali dapat memperhatikan potensi-potensi yang ada di masyarakat tersebut.

Saifudin, tokoh pemuda Tangkumaho, menyampaikan bahwa mayoritas masyarakat desa berprofesi sebagai petani nilam. Ia meminta paslon Darwin dan Ali Basa untuk menyejahterakan masyarakat dengan membangun jembatan Tolimbo, yang merupakan akses menuju lahan pertanian dari tiga desa yaitu Kombikuno, Latawe dan Tangkumaho sendiri. Jembatan Tolimbo yang sudah lama rusak dan tidak pernah diperhatikan menjadi kendala bagi masyarakat saat musim hujan.

“Jembatan Tolimbo ini sudah lama rusak, tidak pernah diperhatikan, jika hujan kami tidak bisa melintas,” ungkapnya.

Anggota Legislatif Fraksi PPP, Rahman, memperkuat keluhan terkait jembatan Tolimbo, yang sudah beberapa kali ditinjau dan direncanakan untuk diperbaiki, namun terkendala pergantian pejabat dan perubahan kebijakan.

Baca Juga :  Ketua DPC Gerindra Muna La Ode Gomberto Klarifikasi Terkait Penggeledahan KPK

Ia mengajak masyarakat Desa Tangkumaho untuk mendukung La Ode Darwin dan Ali Basa dan berharap agar kelak mereka terpilih dapat merealisasikan perbaikan jembatan tersebut.

“Jembatan ini sudah berapa kali kita tinjau, sudah mau dikerjakan, begitu berganti PJ Bupati berganti pula kebijakan,” tuturnya.

Sementara itu, La Ode Darwin memaparkan bahwa ia telah mengunjungi seluruh wilayah Kabupaten Mubar untuk memahami potensi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Ia juga menyampaikan salah satu program unggulannya jika terpilih adalah menyiapkan seragam gratis untuk tingkat SD sampai SMP dan rencana pendirian Perguruan Tinggi Universitas di Mubar.

“Saya sudah berkunjung di 81 desa dan 5 kelurahan di Mubar, untuk itu saya sudah mengetahui potensi apa yang perlu dikembangkan sehingga lahirlah visi misi sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat Mubar,” umbarnya.

Pada sektor pertanian, La Ode Darwin berjanji untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif, menempatkan produk unggulan di masing-masing desa, dan memberikan bibit gratis, pupuk gratis, serta pengadaan penyulingan nilam gratis untuk masyarakat.

Baca Juga :  Selain Punya Potensi dan Kemampuan, Keluarga Besar KKMB Puji Etika AJP dan Andi Sulolipu

“Saya mengetahui bahwa di Tangkumaho ini mayoritas petani, maka akan kita libatkan produk unggulan kita yaitu Nilam, maka pemerintah akan mensupport dengan memberikan bibit gratis, pupuk gratis, dan pengadaan penyulingan Nilam gratis untuk masyarakat,” ucapnya.

Ia juga berencana untuk menyediakan alat-alat pertanian modern, seperti eskavator dan doser, untuk membuka lahan baru.

“Saya dan Alibasa sudah bersepakat untuk mengadakan alat ini perzona, Kusambi Raya akan diadakan satu Eksa dan satu Doser, begitu juga dengan Lawa Raya, di tahun kedua kami akan adakan Perkecamatan,” pungkasnya.

Kampanye dialogis di Desa Tangkumaho menjadi kesempatan bagi La Ode Darwin dan Ali Basa untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat dan menyampaikan visi misi mereka. Janji-janji kampanye mereka, terutama fokus pada sektor pertanian dan infrastruktur, diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan di Kabupaten Muna Barat.

 

Laporan: Taohae
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!