KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Plt Bupati Muna Bachrun Labuta membuka kegiatan Bakti Sosial Sunat Masal dalam rangka HUT Kabupaten ke-65 tahun yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) PPNI Muna Selatan bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Tongkuno, Labasa, dan Walengkabola, Sabtu (3 Agustus 2024).
Sunat masal yang dipelopori DPK PPNI Muna Selatan diikuti terdata sebanyak 600 anak, dan akan dilakukan sunatan secara bertahap. Untuk hari pertama, ditargetkan bisa mencapai 200 anak.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Muna Bachrun Labuta mengapresiasi langkah yang dilakukan pengurus organisasi PPNI Muna Selatan telah melangsungkan kegiatan sunatan massal untuk masyarakat Tongkuno.
“Selamat kepada panitia, kepada dokter, perawat, dan semua unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial sunat masal ini. Semoga berkontribusi baik dan membantu masyarakat kita,” kata Bachrun dalam acara itu, Sabtu (3/8/2024).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muna, Samudra Taufik mengatakan, kegiatan ini diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat khususnya masyarakat Tongkuno.
“Kalau disunat di Puskesmas, minimal masyarakat membayar Rp 800 ribu, tapi hari ini, PPNI bekerja sama dengan tiga puskesmas, meringankan beban masyarakat. Sunat masal ini digratiskan semua,” ucap Taufik yang disambut tepuk tangan yang meriah dari para orang tua anak yang ikut sunat masal ini.
Dia berharap, agar panitia bisa bekerja dengan baik, karena paska sunat ini, butuh perawatan hingga kesembuhannya.
“Olehnya itu, anak yang habis disunat akan dirawat di Puskesmas terdekat masing-masing dan kepala Puskesmas sebagai penanggung jawab,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Ketua PPNI Kabupaten Muna, La Ode Arifin Kase menyampaikan, usai di Tongkuno, PPNI akan mempelopori kegiatan sunat masal di seluruh wilayah Kabupaten Muna.
“Sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan, PPNI untuk melakukan kegiatan sunatan massal di wilayah Kabupaten Muna, sebagai kontribusi PPNI di HUT Muna ke-65,” tuturnya.
Menurut Arifin, kegiatan sunatan masal ini terselenggara atas partisipasi perawat terhadap organisasi PPNI mengabdikan diri kepada masyarakat.
“Sunat masal ini sangat penting bagi kesehat terutama pada laki-laki sehingga bisa menghindari beberapa penyakit infeksi menular seksual, baik itu HIV, Sipilis ataupun kanker serviks,” ungkapnya.
Laporan: LM Nur Alim











