KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara (Sultra), Jaelani, menegaskan kepada seluruh kader PKB di Kabupaten Muna pentingnya soliditas dan konsolidasi kader untuk memperkuat posisi partai hingga ke akar rumput.
Seluruh pengurus diminta tidak hanya menjalankan tugas organisasi, tetapi juga menghadirkan kerja nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Muna.
Penegasan itu disampaikan Jaelani saat memimpin pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Muna periode 2026–2030, pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini dihadiri ratusan pengurus, kader, dan simpatisan PKB.
Menurut Jaelani, pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membesarkan partai dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan janji perjuangan. Saya ingatkan kepada seluruh kader DPC PKB Muna, jaga terus soliditas, rapatkan barisan, dan tingkatkan kerja-kerja nyata di tengah masyarakat,” tegas Jaelani.
Ia juga meminta pengurus yang baru dilantik segera bergerak merespons dinamika politik dan kebutuhan warga Kabupaten Muna. Kader PKB, harus mampu hadir membawa solusi konkret terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.
Jaelani menekankan pentingnya ketaatan terhadap garis instruksi partai serta sinergi seluruh struktur organisasi, mulai dari tingkat cabang hingga kader di lapangan.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Muna yang baru, Sarif Ramadhan, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah partai sekaligus merangkul seluruh elemen kepengurusan untuk memperkuat organisasi.
Sarif yang juga menjabat Ketua Komisi III DPRD Muna tersebut menegaskan komitmennya memenuhi target politik yang diberikan DPW PKB Sultra, termasuk meningkatkan keterwakilan partai di lembaga legislatif.
“InsyaAllah, kita target bisa meraih kursi pimpinan dewan,” katanya.
Untuk merealisasikan target tersebut, Sarif menyebut konsolidasi internal menjadi langkah awal yang akan segera dilakukan. Seluruh jajaran pengurus akan diperkuat agar memiliki kesamaan langkah dan arah perjuangan.
Setelah konsolidasi internal, PKB Muna akan melanjutkan kerja-kerja politik hingga ke tingkat akar rumput. Langkah itu diharapkan memperluas jangkauan organisasi sekaligus memperkuat hubungan kader dengan masyarakat.
Sarif Ramadhan resmi menggantikan La Ode Arwaha Ady Saputra sebagai Ketua DPC PKB Muna untuk periode 2026–2030.
Dalam struktur kepengurusan baru tersebut, Muhamad Takdir dipercaya menjabat sekretaris, sedangkan La Sali sebagai bendahara. Keduanya bersama Sarif Ramadhan diketahui merupakan anggota DPRD Kabupaten Muna.
Pelantikan ini menjadi awal bagi kepengurusan DPC PKB Muna periode 2026–2030 untuk menjalankan agenda konsolidasi organisasi dan mempersiapkan langkah politik ke depan, dengan target meningkatkan perolehan suara serta keterwakilan partai di parlemen pada kontestasi mendatang.
Editor: Hasrul Tamrin











