/*
Breaking News
*/
Pemkot Kendari

Tinjau TPST Donokerto, Wali Kota Kendari Pelajari Teknologi RDF untuk Olah Sampah Anorganik

33
×

Tinjau TPST Donokerto, Wali Kota Kendari Pelajari Teknologi RDF untuk Olah Sampah Anorganik

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat meninjau pengelolaan sampah di TPST Donokerto, D.I Yogyakarta, Jumat (9/10/2026). (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Wali Kota Siska Karina Imran terus mencari referensi pengembangan teknologi pengolahan sampah untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir.

Salah satunya dengan mempelajari pengolahan sampah anorganik menjadi bahan bakar alternatif atau Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (9/10/2026).

Dilansir dari laman resmi Dinas Kominfo Kota Kendari @Kendarikota.go.id, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., meninjau langsung proses pengolahan sampah di fasilitas tersebut. Dalam kunjungan itu, Siska melihat tahapan pengepresan sampah anorganik menjadi RDF yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk kebutuhan industri.

Baca Juga :  Pemkot Kendari Perkuat Peran Posyandu Cegah Stunting, 30 Ribu Balita Didata sebagai Fokus

Kedatangan Wali Kota Kendari disambut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sleman, Makwan, STP., MT., bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Bappeda Kabupaten Sleman.

Selama peninjauan, Siska mengamati proses pengolahan sampah serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan nilai guna sampah. Sistem tersebut menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi timbulan sampah sekaligus menekan jumlah sampah yang harus dibuang ke tempat pemrosesan akhir.

Baca Juga :  Kadin Sultra, Perumda dan BI Kolaborasi Gelar Pasar Murah Digital di Kendari

Menurut Siska, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemkot Kendari untuk mempelajari penerapan teknologi pengolahan sampah yang dapat dijadikan referensi dalam pengembangan sistem persampahan di daerah.

“Pengelolaan sampah membutuhkan inovasi dan teknologi yang tepat. Kami ingin melihat secara langsung bagaimana proses pengolahan dilakukan, termasuk pemanfaatan sampah anorganik menjadi produk yang memiliki nilai guna,” ujarnya.

Ia menegaskan, penerapan teknologi pengolahan sampah di Kota Kendari perlu mempertimbangkan karakteristik sampah yang dihasilkan masyarakat. Selain itu, kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta manajemen operasional yang berkelanjutan menjadi faktor penting agar sistem pengolahan dapat berjalan efektif.

Baca Juga :  Wali Kota Kendari Kukuhkan 43 Paskibraka dan 7 Duta Pancasila Upacara HUT RI di Kendari

Melalui kunjungan ini, Pemkot Kendari berharap memperoleh referensi untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu, mengurangi timbulan sampah, dan meningkatkan pemanfaatan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis.

Upaya tersebut diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pemerintah Kota Kendari dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih bersih dan tertata, sejalan dengan semangat Kendari Semakin Maju.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!