HeadlineMuna Raya

Ini Penyebab Kapal Jetliner Kandas di Depan Pelabuhan Pelelangan Ikan Pasar Laino

529
×

Ini Penyebab Kapal Jetliner Kandas di Depan Pelabuhan Pelelangan Ikan Pasar Laino

Sebarkan artikel ini
Kapal KM Jetliner yang kandas di perairan dangkal depan pelabuhan Pelelangan Ikan Pasar Laino Raha. (Foto: LM Nur Alim/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Manajemen Kapal KM Jetliner memberikan keterangan resminya terkait kandasnya di depan Pelabuhan Pelelangan Ikan Pasar Laino Raha, Kabupaten Muna, Rabu (22 Mei 2024).

Dalam berita acara KM Jetliner nomor: 05.22/01/BA/744/2024 tertanggl 22 Mei 2024 yang ditandatangani oleh Kapten Kapal, Hindar Bahadi NRP : N 15545 menjelaskan bahwa di hari itu sekitar pukul 03.10 Wita dengan posisi 04°01.5 S / 122° 50.5 E anjungan alarm dari kamar mesin dan masinis memberitahukan bahwa mesin induk nomor dua mengalami kerusakan.

“Mualim jaga memberitahunkan nakhoda dan KKM mesin induk nomor dua (mesin kiri) distop dan perjalanan dari Kendari ke Raha hanya menggunakan satu mesin yakni mesin induk satu (mesin kanan) saja,” kata Kapten Kapal Jetliner, Hindar Bahadi.

Dia melanjutkan, lalu dilakukan pemeriksaan dan ditemukan kerusakan atau error pada prindcard, modul backup yang mengakibatkan mesin dua tidak bisa star kembali.

Ini tampilan gambar iklan

“Kemudian OHN pada pukul 12.00 Wita melakukan olah gerak sandar ke Pelabuhan Raha. Pada saat OHN kemudi lari ke kiri dan tidak dapat dikendalikan dengan kondisi kecepatan angin 19 Knot dari arah timur ke barat dan arus searah angin,” ungkapnya.

“Kapal berputar dua kali ke kiri dan pada putaran ke tiga, kapal sudah mendekati kedangkalan, sehingga kapal semakin hanyut kedaerah dangkal dan terjadi kandas pada pukul 13.25 Wita dengan posisi 04°49.3 S / 122° 44. 4 E,” sambungnya.

Sementara Danpos Polairud Raha, Bripka Karim mengatakan, kapal KM Jetliner akan mencoba keluar dari area kadasnya kapal dan akan dilakukan pada saat air laut lagi pasang.

“Masi ditunggu air pasang mudahan-mudahan masih bisa olah gerak kapal. Air pasang jam 11 malam ini lagi menunggu,” ucapnya.

“Untuk sementara penumpang yang dievakuasi sebanyak 5 orang dengan kategori empat dewasa dan 1 balita,” tambahnya.

 

 

Laporan: LM Nur Alim
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!